Kendalikan Inflasi, Gubernur Kalsel Ajak Semua Pihak Dukung Swasembada Pangan

Banjarbaru, DUTA TV — Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Haji Muhidin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, perbankan, dunia usaha, dan akademisi dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kalimantan Selatan.

Hal itu ia sampaikan dalam Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan Wilayah Kalimantan Tahun 2025 yang digelar oleh Bank Indonesia.

Gubernur mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung swasembada pangan melalui fasilitasi sarana prasarana untuk petani dan gabungan kelompok tani.

Dalam kesempatan ini, Muhidin menyatakan bahwa inflasi tahunan provinsi se-Kalimantan pada Agustus 2025 masih terjaga. Namun, masih ada tantangan besar terkait inflasi pangan strategis seperti beras.

Untuk itu, Muhidin menekankan pentingnya memperluas kerja sama strategis dengan Bulog, BUMD pangan, distributor, serta mitra lainnya.

Dalam kesempatan ini, Muhidin juga menyaksikan inovasi melalui program padi apung, sebuah solusi adaptif terhadap kondisi lahan yang tergenang air, serta pengembangan Haruan Estate atau Kampung Gabus yang mendukung diversifikasi pangan lokal.

“Untuk padi kan kita sudah mencukupi. Kalau inflasi kan masing-masing daerah pasti ada, tapi pasti mencukupi. Roll saja sampai habis,” tutur Haji Muhidin.

Muhidin berharap forum ini dapat membangun komitmen yang lebih kuat bersama semua pihak dalam menjaga stabilitas pangan.

Gerakan ini juga ditargetkan dapat menghasilkan solusi konkret untuk mengakselerasi program cetak sawah dan optimalisasi lahan, sesuai dengan harapan menjadikan Kalimantan lumbung pangan nasional, selaras dengan visi Kalsel Bekerja, Berkelanjutan, Berbudaya, Religi, dan Sejahtera.

 

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *