Lingkungan Peristiwa Pertambangan

Keluhan Tanah Amblas, Pemkab Banjar Akan Konsul ke Pemerintah Pusat

DUTA TV MARTAPURA – Pemkab Banjar bakal mengambil langkah antisipasi terhadap keluhan masyarakat desa Rantau Bakula, yang terdampak amblasnya tanah atau subsidence diduga akibat aktivitas pertambangan bawah tanah.

Secara tegas wakil bupati Banjar Saidi Mansyur, tidak menginginkan akan terulang kembali subsidence yang mengakibatkan pemukiman warga harus dipindahkan hanya karena penambangan batubara underground.

Menurut wakil bupati Saidi Mansyur, pihaknya akan berkoordinasi baik kepada pemprov Kalsel maupun pemerintah pusat agar aktivitas tambang mendapat pengawasan ketat, serta dilakukan audit karena mengakibatkan gangguan pemukiman warga.

“Kita akan pertanyakan kenapa operasional pertambangannya merusak lingkungan pemukiman”, ujar Saidi Mansyur.

Sementara itu dari informasi, kabarnya pihak perusahaan mengantongi izin dari pemerintah pusat sudah menawarkan pembebasan lahan untuk 27 kepala keluarga pasca kejadian subsidence pertama tahun 2017 lalu.

 

Reporter : Tarida Sitompul


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *