Keluarga Upayakan Ritual Pembuangan Bisa Ular Di Tubuh Salasiah

Duta TV Banjar Peristiwa mengebohkan dan viral di media sosial terkait nasib seorang ibu rumah tangga, Salasiah 38 th, yang dipatuk ular masih menuai perhatian. Memasuki hari kedua, pihak keluarga warga Jl Ahmad Yani Km 9 Komplek Arahmah Kertak Hanyar Kabupaten Banjar  masih mengupayakan ritual pembuangan bisa ular yang diyakini bisa menyelamatkan nyawa korban.

Proses ritual dilakukan sejak Senin siang kendati sebelumnya nyawa korban dinyatakan tak tertolong oleh tim medis.

Hingga Selasa (11/12/2018) siang tubuh Salasiah masih menjalani ritual oleh sejumlah pawang dari berbagai daerah serta sedikit menggunakan alat bantu pernapasan seperti oksigen.

Keluarga Salasiah mengatakan,  awal mula kejadian saat Salasiah sedang mencari ikan di pemukiman warga sekitar pada Senin siang. Namun kemudian korban langsung ditemukan tergeletak dengan kondisi tubuh membiru.

Misnah, tante Salasiah

Meski sempat dibawa ke Rumah Sakit Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin dan tim medis menyatakan korban sudah tidak bernyawa, namun belakangan keluarga berkeyakinan Salasiah masih hidup karena tubuhnya masih terasa hangat.

Tante korban, Misnah mengungkapkan,”Ketahuaannya itu aku periksa di tulang sulbi masih panas. Itu tandanya ruh belum diambil. Harus dipertahankan kemana aja orang yang bisa. Sudah banyak yang datang atau kami jemput. Sudah ada kemajuan. Tangannya sudah bereaksi, tadi pagi sudah keluar darah dari hidung. Tapi belum bisa bereaksi lebih karena ada racun dari dalam tubuhnya.”

Belum diketahui pasti kapan keluarga akan bertahan untuk mencoba menyelamatkan nyawa Salasiah.

 

Tim Liputan


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *