Keluarga Penderita Tumor Kepala di Cempaka Banjarbaru Menanti Bantuan

BANJARBARU, DUTVA TV Iwan sejak kondisi istrinya Ida Lianti tidak bisa makan secara normal, pasca didiagnosa tumor di kepala, Ia harus memblender nasi agar bisa dikonsumsi Ida menggunakan alat spit, melalui selang yang dimasukkan di rongga hidung.

Dari cerita, gangguan nyeri di kepala sudah dirasakan sejak 2 tahun lalu, namun hanya dirawat di rumah Sakit Idaman, dengan status menderita COVID-19.

Di tahun 2022 atas keluhan yang sama, setelah dilakukan rontgen baru diketahui ada dugaan tumor di dalam kepala.

Namun dalam beberapa bulan, pertumbuhan tumor semakin membesar sehingga Ida sering tidak sadarkan diri, bahkan kejang kejang. Saat kembali dibawa ke rumah Sakit Idaman, diputuskan dokter untuk menjalani operasi di RSUD Ulin Banjarmasin tanggal 26 Januari 2022.

Meski mendapat jaminan layanan kesehatan dari Kartu Indonesia Sehat, keluarga miskin di RT.01 RW 01 kampung Cambai Kelurahan Bangkal ini, kebingungan untuk membiayai transportasi ke Banjarmasin, dan biaya hidup pendamping.

Menurut kerabat, dalam beberapa hari ini dibuat bingung, mencarikan dana transportasi maupun biaya hidup pendamping, saat ida lianti menjalani rawat jalan maupun rawat inap, di RSUD Ulin Banjarmasin, karena tidak ada lagi yang bekerja.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup selama ini Iwan sudah menjual sepeda motor dan barang elektronik. Sementara itu, beberapa warga membantu dengan membuka donasi, baik ke rumah Ida maupun lewat Bank Kalsel atas nama Arif Rizaini dengan nomor rekening 2002125644.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *