Kasus Narkoba Meningkat di Tapin

DUTA TV TAPIN – selama pelaksanaan operasi Antik tahun 2020, Polres Tapin mengungkap 21 kasus penyalahgunaan Narkotika dengan jumlah tersangka 26 orang, baik yang berperan sebagai kurir maupun pengguna.

Meski jumlah kasus yang diungkap mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, namun untuk jumlah barang bukti yang didapat mengalami penurunan, yakni hanya sebanyak 9,93 gram Narkoba jenis sabu 95 butir carnophen dan 684 butir obat daftar G.

Sedangkan pada tahun lalu barang bukti jauh lebih banyak, yakni narkoba jenis sabu seberat 24,56 gram dan obat daftar G sebanyak 2.310 butir.

Pihak kepolisian mengkalim para penggiat barang haram tersebut sudah mulai kesulitan memasuki wilayah hukum Polres Tapin.

“Alhamdulillah secara keseluruhan di tahun 2020 ini hasil operasinya kita mengalami peningkatan, dalam pengungkapan kasus namun dalam jumlah barang bukti kita mengalami penurunan, ini karena apa bisa juga memang dalam keadaan kondisi barang ataupun narkoba ini sudah mulai sulit untuk masuk wilayah kami, atau wilayah Hukum Polres Tapin semoga ini salah satu tanda bahwa keberadaan narkoba khususnya di daerah hukum Tapin semakin berkurang dan masyarakat semakin sadar,” ucap AKBP Eko Hadi Prayitno Kapolres Tapin

AKBP Eko Hadi Prayitno Kapolres Tapin

AKBP Eko Hadi Prayitno Kapolres Tapin

Meski demikian Polres setempat tak memungkiri bahwa wilayah Tapin termasuk salah satu lokasi yang strategis dalam peredaran narkoba hingga saat ini.

 

Reporter : Muhammad Irfansyah

 

#UPDATE CORONA KALSEL

Slider

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *