Kasus Jemaah Umroh Terlantar Akan Dibahas dalam Rapat DPR RI Bersama Kemenlu

Banjarmasin, Duta TV — Kedatangan 36 jemaah umroh yang sempat terlunta-lunta di Jeddah, Arab Saudi, disambut oleh Anggota DPR RI Bambang Heri Purnama di Terminal Kedatangan Bandara Syamsudin Noor, pada Jumat pagi. Bambang menuturkan awal mula dirinya mendapat informasi adanya puluhan jemaah umrah Kalsel yang terlantar di Jeddah, sehingga dia tergerak hatinya untuk membantu para jemaah.
Politikus senior Partai Golkar ini berharap, apa yang dialami para jemaah asal Kalsel agar jangan sampai terulang kembali. Selain itu, ia juga berpesan kepada masyarakat untuk lebih selektif memilih agen perjalanan umrah. Bambang menceritakan situasi para jemaah yang terlantar saat ia temui di Wisma Haji Indonesia di Jeddah, mereka sudah kehabisan uang dan hanya memakan roti dan mi instan sekali dalam sehari.
“Kebetulan saya itu lagi umrah, (tepat) hari Jumat saya dapat berita. Di sini kita berbagi-bagi, kita punya saudara rombongan umrah dari Kalsel, ada yang terlantar ya, empat hari di sana. Saya terpanggil karena beliau semua ini tamu-tamu Allah. Saya mengimbau kepada calon-calon jemaah umrah, tolong pilih travel yang bagus. Jangan sampai bisa berangkat, pulangnya sampai enggak bisa dan terlantar. Saya bilang kalau ada hal-hal seperti ini tolonglah perwakilan duta besar atau KJRI yang ada di situ, tolonglah cepat gerak ya. Karena mereka empat hari sudah menghubungi ke mana-mana, Alhamdulillah saya juga dari sana bisa cepat (membantu),” ujarnya.
Sementara Kepala Bidang Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Kalsel, Rasyid Luthfiyana, mengatakan dengan adanya kasus ini maka biro penyelenggara perjalanan umroh yang bersangkutan akan terancam sanksi pencabutan izin usahanya. Rasyid juga berpesan kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan penawaran ibadah umroh dari biro perjalanan dengan harga murah, karena untuk saat ini biaya umroh dari Kalsel ke Tanah Suci, rasionalnya berkisar 35 juta rupiah.
“Terkait dengan Syakira Tour kita sudah pemanggilan tapi mereka tidak datang. Alhamdulillah Pak Bambang membantu kepulangan jemaah. Kepada jemaah yang akan umroh cek dulu izin biro perjalanan umroh, tiket keberangkatan dan kepulangan. Insyaallah kalau biaya 35 juta cukup rasional. Kemarin kita sudah laporkan ke Krimum Polda Kalsel, sanksi pencabutan izin,” ujar Rasyid.
Dengan adanya kasus jemaah umrah yang terlantar, Bambang yang merupakan Anggota Komisi I DPR RI ini berjanji akan membawa persoalan ini saat rapat bersama Menteri Luar Negeri. Pihaknya menekankan pentingnya negara hadir, saat ada warganya yang terlantar di luar negeri.
Reporter: Suhardadi





