Kalsel Perkuat Sinergi Pembangunan Jembatan Desa dan Infrastruktur Strategis

Banjarmasin, Duta TV — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, TNI, Polri, serta pemerintah kabupaten dan kota menandatangani kesepakatan bersama pilot project penanganan jembatan non-nasional di Banjarmasin, Senin pagi.

Penandatanganan dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin dan melibatkan enam daerah pilot project, yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, dan Tanah Bumbu.

Gubernur H. Muhidin menegaskan pembangunan jembatan desa harus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten kota. Ia juga meminta TNI dan Polri membantu pemetaan kebutuhan jembatan di lapangan agar pembangunan tepat sasaran.

Dalam kesempatan yang sama, turut ditandatangani adendum nota kesepakatan pembangunan Jembatan Penghubung Pulau Kalimantan–Pulau Laut, Koridor Lintas Tengah Pulau Laut, serta perbaikan alinyemen Koridor Banjarbaru–Mantewe yang melibatkan juga Pemkab Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar menyatakan pilot project di Kalimantan Selatan diharapkan menjadi model kolaborasi pembangunan jembatan yang dapat diterapkan di seluruh provinsi di Indonesia.

Pemerintah menargetkan pembangunan Jembatan Pulau Kalimantan–Pulau Laut yang saat ini telah mencapai progres lebih dari 68 persen dapat beroperasi pada akhir tahun 2028.

Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *