Kabut Asap Melandai, Wisata Susur Sungai Kembali Ramai

Banjarmasin, Duta TV — Suasana di Siring Menara Pandang Banjarmasin selama beberapa hari terakhir mulai bebas dari kabut asap seiring turunnya hujan. Kondisi ini juga sangat berpengaruh pada jasa wisata susur sungai.
Diketahui, selama kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan melanda, jasa wisata susur sungai menurun drastis.
Pasalnya, kualitas udara yang buruk dan terbatasnya jarak pandang membuat banyak warga memilih membatasi ruang gerak di ruang terbuka.
Salah satu pengemudi klotok, Maulana, mengatakan kabut asap membuat jadwal keberangkatan menjadi tidak menentu. Namun, pada satu pekan terakhir kondisi tersebut sudah mulai normal dan pengunjung pun berangsur mulai ramai.
“Kalau saat kabut, keberangkatan jadi tidak menentu. Kadang enggak berangkat karena kabut, jadi sepi. Selain itu, jarak pandang terbatas kira-kira 10 meter,” keluh Maulana.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Jane, mengaku tidak pernah menaiki klotok saat kabut asap melanda karena khawatir terhadap kondisi kesehatannya.
“Waktu kabut asap saya enggak pernah naik. Karena kemarin waktu kabut asap itu, keluar sebentar saja sudah batuk-batuk, sakit tenggorokan. Makanya takut kalau naik klotok pas kabut asap. Pemandangan sudah mulai jernih, sudah mulai bagus, enggak kayak sebelumnya,” ungkap Jane.
Kebakaran lahan dan hutan diketahui sangat berpengaruh pada aktivitas warga sehari-hari. Pasalnya, adanya kabut asap juga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan warga.
Sementara itu, data kualitas udara di Banjarmasin masih masuk kategori sedang.
Reporter: Zein Pahlevi





