IRT Desa Makmur Diajak Ciptakan Ekonomi Kreatif Lewat Usaha Telur Asin

Kabupaten Banjar, Duta TV — Puluhan ibu rumah tangga atau IRT Desa Makmur, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, diajak untuk menciptakan ekonomi kreatif di desanya melalui usaha telur asin.

Pasalnya, Desa Makmur merupakan salah satu daerah peternak bebek terbesar di Kalsel. Ajakan itu disampaikan Gusti Abidinsyah saat mensosialisasikan Perda tentang ekonomi kreatif.

Tak sekadar memberikan materi tentang Perda, anggota dewan Dapil Kabupaten Banjar ini langsung mendatangkan pengusaha telur asin dari Gambut dengan brand Telur Asin Terbaper, untuk melatih masyarakat.

Terbaper sendiri adalah kepanjangan dari telur asin bawang putih dan serai. Berbeda dengan telur asin biasa yang dijual di pasaran, telur asin Terbaper memiliki cita rasa unik karena hasil rendaman dari garam yang sudah direbus dengan bawang putih dan serai.

Potensi harga jualnya pun mencapai dua kali lipat. Sehingga Abidinsyah berharap pasca pelatihan ini, para IRT di Desa Makmur langsung membentuk kelompok usaha yang nantinya akan dibantu permodalannya melalui dana desa atau Bumdes-nya.

“Ini adalah dalam rangka kami supaya bagaimana masyarakat terampil melakukan usaha yang akan digelutinya, dan juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Hari ini kami berharap setelah pelatihan nanti supaya benar-benar jalan. Jadi kami berharap habis ini dibikin dua kelompok. Jadi ini nanti masing-masing diarahkan dan akan kita lihat sejauh mana keterampilan mereka membuat. Dan dengan adanya kelompok ini, kalau mereka sudah mampu, mudah-mudahan dari desa bisa membantu untuk permodalan,” ucapnya.

“Kenapa saya memilih pembuatan telur asin? Karena kan di sini rata-rata masyarakat itu punya ternak bebek. Jadi pertama itu bahan baku yang mudah didapat, pengolahan yang mudah dan tidak terlalu ribet bagi saya, dan hasilnya sangat memuaskan. Kenapa dari telur yang harga sekian bisa dijual bahkan dua kali lipat harganya untuk di pasaran? Bahkan masyarakat malas bikin, praktis beli telur asin,” ungkap Masnah, Owner Telur Asin Terbaper

“Terima kasih banyak kepada Bapak Gusti Abidinsyah atas kegiatan hari ini, yaitu sosper tentang ekonomi kreatif dengan pembuatan telur asin. Semoga acara hari ini bisa menambah wawasan untuk masyarakat Desa Makmur. Pembuatan telur asin Terbaper sendiri tak memakan waktu lama,” ucap Antung Sahidah, Pembakal Desa Makmur

Telur bebek yang sudah dibersihkan bisa langsung direndam ke dalam air yang sudah menjalani proses perebusan bercampur garam, bawang putih, dan serai, dan tinggal menunggu waktu 14 hari untuk proses marinasi sebelum akhirnya direbus dan dipasarkan.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *