Ini nih, ‘Dream Team’ Bentukan Pemerintah untuk Tangani Stunting !

Jakarta, DUTA TV — Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah berkolaborasi membentuk dream team untuk menangani stunting.
Hal tersebut disampaikan Wihaji saat ditemui di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Rabu, usai pembukaan pelatihan dasar CPNS Kemendukbangga/BKKBN.
“Istilahnya dream team, jadi kebersamaan untuk menyelesaikan stunting, walaupun belum sempurna,” katanya.
Ia menjelaskan, Kemendukbangga/BKKBN juga akan fokus mengatasi stunting dari hulu, termasuk untuk urusan air bersih dan sanitasi, serta nutrisi atau gizi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berkolaborasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Mesti ada yang urusi air bersih dan sanitasi, tetapi secara nutrisi, salah satu yang kemarin menarik dan sangat bagus untuk memastikan semua balita ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD harus ditangani oleh BGN, tenaganya Kemendukbangga, pendistribusiannya Kemendukbangga, datanya Kemendukbangga, tetapi fisik, materi, dan MBG-nya dari BGN,” paparnya.
Wihaji juga mengemukakan, penanganan stunting akan lebih tajam dan jelas dengan kolaborasi antarlembaga yang akan dibenahi di tahun 2025 ini, termasuk mengoptimalkan MBG untuk sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita melalui penandatanganan kerja sama yang sudah dilakukan bersama BGN.
“Nanti akan lebih jelas siapa melakukan apa, kemudian di mana. Jadi, kementerian kita melakukan pendataan, pendistribusian, dan melakukan evaluasi khusus MBG, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. Program ini juga satu-satunya di dunia,” tuturnya.
Sebelumnya, Wihaji menyatakan bahwa pemerintah akan memprioritaskan menangani 1,4 juta keluarga risiko stunting di desil 1 atau kelompok rumah tangga miskin yang menempati 10 persen terbawah dalam tingkat kesejahteraan secara nasional.(ant)





