Ingin Mengadu, Kantor Bawaslu Kalsel Tutup

Banjarmasin, DUTA TV — Kantor Sekretariat Bawaslu Kalsel digeruduk puluhan massa, yang tergabung dalam DPD pemuda islam Kalsel, Sabtu siang (03/04/2021).

Rencana aksi sekaligus pelaporan resmi dugaan pelanggaran pemilihan yang dilakukan Paslon Gubernur Kalsel, terpaksa mereka urungkan lantaran tak ada satupun pimpinan serta staff yang berada di sekretariat pengawas pemilu itu.

Lihat Juga :  Eskalasi Politik Memanas, Bawaslu Masih Lakukan Himbauan

Massa yang dikomandoi ketua DPD pemuda islam H. Hasan mengaku kecewa, serta khawatir laporan resmi yang dibawanya akan kadaluarsa terkait jangka waktu penyampaian laporan, lantaran ketiadaan pimpinan maupun staff yang bertugas.

“Semua jajaran Bawaslu Kalsel hari ini tidak ada, padahal dalam tahapan PSU tidak boleh ada kata tutup selama 7×24 jam dan tertuang dalam undang-undang, hari ini ke Bawaslu Kalsel untuk menyampaikan secara tertulis atas polemik dugaan kampanye yang dilakukan oleh pasangan nomor urut 02 Denny terindikasi melakukan pertemuan di tempat ibadah dan juga pemukulan,” ucap H. Hasan ketua DPD Pemuda Islam Kalsel

Lihat Juga :  Dugaan Kampanye Denny Indrayana di Mesjid Berbuntut Panjang, Laporan LSM Diterima Bawaslu Kalsel

“Saya hanya bertugas sebagai staff pengamanan, hari ini tidak ada kegiatan pimpinan di kantor, tidak tahu diluar Itu saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf,” tutur Budi Security Bawaslu kalsel

Pihaknya berencana kembali datang ke Bawaslu, untuk menyampaikan resmi laporan dugaan pelanggaran yang sudah dikantongi.

Tim Liputan

Asiah


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *