Informasi Situng Lambat, KPU Berdalih Karena Tertumpuknya Data Entry

DUTA TV BANJARMASIN – Laman website KPU RI yang menampilkan hasil hitung suara untuk pemilu serentak 17 April 2019, kini menjadi pusat perhatian.
Dari proses pelaksanaan yang sudah berlalu, data masuk berupa entry hasil scan formulir C1 setiap TPS se Indonesia, baru tersaji sebanyak 239.370 buah TPS dari 813.350 se Indonesia, atau sekitar 29 {5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696} lebih.
Tak hanya lamban, dugaan kekeliruan hasil yang ter upload dan dikonsumsi warga se Indonesia, lantaran berlainan dari data C1 yang ada di TPS nya, juga banyak mengemuka.
Terkait hal itu komisioner KPU Kalsel Siswandy Reya’an berdalih, lambannya proses serta didapatinya beberapa kekeliruan lantaran banyaknya data yang dimasukan secara bersamaan se Indonesia ke server KPU RI, dan ditegaskan hasil itu bukan data final KPU, yang saat ini masih berproses hitung ditingkat kecamatan atau PPK.
“Rekap secara berjenjang 18 April sampai 4 Mei, rekap manual di tingkat kecamatan, saat ini di kecamatan berproses, dilakukan terbuka dan dihitung hasil dari TPS, hasil dari TPS diambil C1 berhologram, situng ini adalah aplikasi untuk layanan info publik, situng bukan hasil resmi, melainkan yang direkap berjenjang, Mei direkap secara Nasional, 17 April ada salinan C1 yang dikirim ke KPU, diinput dan entry masukkan ke aplikasi situng, sebelum KPU RI veifikasi kembali, ada keliru dibeberapa tempat, se Indonesia terjadi penumpukan pengiriman data, ada kendala disitu, itu adalah layanan cepat untuk info publik, resmi ada rekap berjenjang secara manual,†tutur Siswandi.

Siswandy juga menghimbau masyarakat terlebih kepada tim dari peserta pemilu, untuk bersama-sama mengawal proses rekapitulasi hasil suara berjenjang secara manual, dan saat ini masih berlangsung terbuka di kantor kecamatan se indonesia.
Reporter : Fadli Rizki





