Imbas Proyek Jembatan, Jalan Menuju Bandara Syamsudin Noor Ditutup Sementara

Banjarbaru, Duta TV — Akses Jalan Lingkar Utara Banjarbaru akan ditutup sejak awal Juni hingga akhir Desember 2024 mendatang, dengan durasi sekitar tujuh bulan.
Penutupan Jalan Lingkar Utara Banjarbaru, yang merupakan salah satu akses untuk menuju ke Bandara Syamsudin Noor, ini menyusul rencana pembangunan proyek jembatan yang berada di Simpang Tiga Sapta Marga Kelurahan Guntung Payung Kecamatan Landasan Ulin.
Imbas dari pengerjaan jembatan ini, sehingga akses warga dari Banjarbaru untuk menuju ke Bandara Syamsudin Noor terpaksa dialihkan melalui Jalan Karang Anyar tembus Jalan Kebun Karet, kemudian memutar melewati Jalan Ahmad Yani Guntung Payung.
Sedangkan akses dari arah Banjarmasin menuju Bandara Syamsudin Noor, diarahkan melalui Jalan Bina Putra Guntung Payung, ataupun bisa juga melalui Jalan Gubernur Syarkawi Kilometer 17 tembus ke Jalan Golf Swargaloka.
Menurut Kasi Bimtek Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Dedy Hidayat, pembangunan jembatan dengan rombak total, sehingga memerlukan waktu cukup lama dengan anggaran lebih dari delapan miliar rupiah. Perbaikan jembatan ini dilakukan karena terjadi penyempitan atau bottleneck aliran sungai, sehingga menjadi salah satu pemicu atau penyebab terjadinya banjir di saat turun hujan di wilayah Banjarbaru.
“Jembatan simpang tiga Lingkar Utara dilakukan karena adanya air balik sehingga perlu perbaikan dengan pembangunan baru, kontrak sejak bulan April. Berdasarkan rapat tanggal 22 kemarin, untuk warga yang akan ke bandara agar melalui Jalan Bina Putra dan Jalan Kebun Karet. Mulai tanggal 1 Juni sampai bulan Desember,” kata Dedy Hidayat, Kasi Bimtek Dinas PUPR Kalsel.
Sementara itu, berdasarkan pantauan pada tanggal 1 Juni Sabtu siang, rekayasa lalu lintas atau penutupan Jalan Lingkar Utara belum dilakukan. Akses Jalan Lingkar Utara terlihat masih normal atau belum dilakukan pengalihan jalur lalu lintas oleh petugas.
Reporter: Suhardadi





