Harga Saham Turun Akibat Covid-19

DUTA TV BANJARMASIN – Secara keseluruhan harga saham di indeks harga saham gabungan menurun, sejak virus corona menyebar ke sejumlah negara di dunia, pasalnya sejumlah investor memilih menjual saham milik mereka, sebelum mengalami penurunan yang cukup drastic.

Para investor cenderung lebih hati- hati dalam membeli saham, agar tidak mengalami kerugian saat menjual kembali saham yang mereka beli tersebut, harga saham yang turun sebenarnya harus dimanfaatkan oleh sejumlah investor, meskipun mereka harus bisa memprediksi saham apa saja yang harganya bisa naik.

Pihak Bursa Efek Indonesia, juga memberlakukan suspend atau pemberhentian sementara, pada perusahaan yang sahamnya yang mengalami penurunan sebanyak 10{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696}, dalam satu sesi perdagangan  agar tidak terjadi kepanikan terhadap investor.

“Secara global ada dampak besar kalau nasional para investor kita lebih hati-hati, mencari moment peluang dengan harga yang turun, kita kasih peraturan kalau turun 10{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696} kita hentikan perdagangan, kita lihat otoritas harganya mulai dari kemarin 10 Maret di suspend kalau turun 10{5b1a8e93fac51023fbcea5a31a1f1c34877e15d45a6e19a88118d1d7c5787696},” kata Yuniar Kepala Kantor BEI Perwakilan Kalsel

Yuniar Kepala Kantor BEI Perwakilan Kalsel
Yuniar Kepala Kantor BEI Perwakilan Kalsel

Sementara harga emas dipasaran ternyata berbanding terbalik dengan harga di bursa saham, harga saham emas yang dimiliki salah satu perusahaan besar antam atau aneka tambang, justru anjlok ke harga terendah yakni Rp600,- perlembar, padahal biasanya harga saham diperusahaan itu bisa mencapai Rp800,- sampai dengan Rp1.200,- perlembarnya.

Reporter : Zein Pahlevi

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *