Dua Jembatan di Aranio Putus Diterjang Banjir, DPRD Kalsel Minta Pemda Segera Bertindak

Kabupaten Banjar, Duta TV — Dua jembatan di Desa Aranio, Kabupaten Banjar, putus akibat banjir yang terjadi pada Sabtu malam lalu. Jembatan tersebut diketahui merupakan akses vital yang telah lama diusulkan masyarakat karena menjadi penghubung utama bagi beberapa desa di sekitarnya.
Kepala Desa Aranio, Heri, berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk segera membangun kembali jembatan yang rusak. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat penting bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat desa.
Heri menambahkan, putusnya dua jembatan di desanya membuat aktivitas masyarakat menjadi terganggu. Ia pun memohon agar pemerintah daerah dapat bergerak cepat memberikan perhatian dan solusi bagi Desa Aranio yang terdampak bencana.
“Harapan ulun dari pemerintah daerah untuk membantu membangun kembali jembatan desa kami karena jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama untuk perekonomian masyarakat kami. Karena selain ada pemukiman rumah, juga mata pencaharian desa kami. Sekali lagi ulun mohon kepada pemda memperhatikan desa kami yang terdampak banjir. Jembatan putus ada dua di desa kami, pemda bisa memperhatikan desa dengan cepat,” ungkapnya.
Gusti Abidinsyah Tinjau Jembatan Putus
Sementara itu, anggota DPRD Kalimantan Selatan, Gusti Abidinsyah, melakukan peninjauan langsung ke Desa Aranio, Kabupaten Banjar, menyusul putusnya dua jembatan akibat banjir.
Dalam tinjauannya, ia menegaskan akan membawa persoalan ini sebagai bahan usulan kepada pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi, serta akan melihat kemungkinan bantuan dari tingkat provinsi untuk percepatan pembangunan jembatan.
Gusti Abidinsyah, menyampaikan tujuan kunjungannya ke Desa Aranio sekaligus peninjauan langsung ke lokasi jembatan yang rusak.
“Pada hari ini kami berkesempatan untuk bersilaturahmi kepada masyarakat, sekaligus kami meninjau dua lokasi jembatan yang diterjang banjir pada saat malam Sabtu kemarin. Jadi di Desa Aranio ini terdapat dua jembatan yang putus akibat terjangan air yang cukup deras,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan harapan masyarakat agar pemerintah segera melakukan perbaikan jembatan yang menjadi akses vital warga.
“Kami menghimbau Bupati Banjar mudah-mudahan suara masyarakat didengar dan diperbaiki cepat karena seingat saya jembatan ini sudah sangat lama diusulkan masyarakat, karena banyak desa yang bergantung dengan jembatan desa ini. Semoga ini jadi bahan usulan kepada pemerintah daerah maupun provinsi. Kita akan mencoba nanti melihat apakah nanti provinsi bisa membantu jembatan ini,” tambahnya.
Hingga saat ini, dua jembatan yang putus di Desa Aranio masih belum dapat dilalui masyarakat. Warga terpaksa mencari jalur alternatif untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.
Reporter: Tim Liputan





