DPRD Banjarmasin Soroti Banyak Proyek di 2025 Molor

Banjarmasin, DUTA TV — Komisi III DPRD Kota Banjarmasin melakukan rapat evaluasi dan monitoring kegiatan Dinas PUPR di tahun 2025 di ruang Komisi III. Dalam rapat dengar pendapat ini, pihak Komisi III mendapati banyak pekerjaan yang tidak rampung, terutama dalam pembangunan fisik, terlebih di antaranya melakukan penyelesaian dengan penambahan waktu dengan bayar denda bahkan addendum.
Terkait hal tersebut, dalam rapat ini pihak DPRD menyepakati dan menyetujui adanya perbaikan jadwal pekerjaan yang nantinya pengerjaan proyek 2026 dari Dinas PUPR harus rampung dan diserahterimakan pada bulan November.
Pasalnya, hal ini tentu untuk menghindari adanya permasalahan sebelumnya, yakni waktu pengerjaan yang mepet, terlebih dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dan bisa kembali membuat pekerjaan kembali molor dan selesai tidak tepat waktu.
“Jadi kita menggelar RDP dengan Dinas PUPR untuk mengevaluasi hasil kerja di tahun 2025. Memang tadi dipaparkan bahwa banyak proyek yang belum selesai atau selesai tapi tidak tepat waktu dan adanya addendum. Jadi sesuai dengan apa yang sudah dipaparkan, kita setuju dan sepakat agar proyek di tahun 2026 nanti rampung dan diserahterimakan pada bulan November,” tutur M. Ridho Akbar, Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin.
“Iya, tadi kita rapat evaluasi dan monitoring. Memang ada yang tidak selesai kita kerjakan dan bangunan juga beberapa ada, drainase juga. Iya, kita akan mencoba di tahun ini kita rampungkan di November,” ujar Suci Surdarmadyah, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin.
Sementara itu, beberapa pekerjaan Dinas PUPR yang tidak selesai di antaranya penyelesaian pembebasan lahan di kawasan Veteran dan pertigaan Sungai Andai, serta beberapa proyek seperti Jembatan Cusa, pembuatan drainase, dan beberapa proyek lainnya.
Reporter: Ade Yanuar, Nina Megasari





