DPD RI: Sudahkah Sumber Daya Alam Bangsa Membuat Rakyat Makmur, Hidup Sejahtera dan Berkeadilan

Banjarmasin, DUTA TV – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bersama sejumlah Senator, melakukan kunjungan kerja dengan menggelar kuliah umum yang mengangkat tema tentang Pengelolaan Sumber Daya Alam Yang Berkeadilan di Kampus STIE Indonesia Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin Pagi (24/5/2021).

Dalam kuliah umum itu La Nyalla Mattalitti menyampaikan sumber daya alam Indonesia seakan tidak lekang habis dimakan zaman, meski pernah dieksploitasi besar-besaran di era penjajahan Portugis, Hindia Belanda, Jepang hingga pengerukan oleh perusahaan nasional.

Lihat Juga :  Aksi 'Koboy Kampus' Todong Air Softgun, Polisi Dalami Kepemilikan Senjata

“Namun, harus kita tanyakan kepada diri kita masing-masing.  Sudahkah Sumber Daya Alam bangsa ini membuat rakyat makmur dan hidup sejahtera berkeadilan di negeri kita sendiri,” ungkap La Nyalla Mattalitti

“Maka dari itu DPD RI berjanji akan tetap konsisten mengawal kepentingan daerah, karena senator adalah Wakil Rakyat bagi daerah,

Kuliah Umum bersama DPD RI

” tambahnya.

Sementara PJ Gubernur Kalsel Safrizal ZA mengatakan, kekayaan alam Kalsel tergolong besar meski begitu tambang di Banua akan segera berakhir, dan kini hanya tinggal menunggu waktu.

Lihat Juga :  Pj Gubernur Safrizal Dukung Pengelolaan SDA Kalsel yang Berkeadilan

“Kalsel ke depan harus meningkatkan upaya pengelolaan sumber daya alam yang terbarukan untuk meningkatkan perekonomian,” ujarnya.

Safrizal mengakui saat ini ekonomi di sektor jasa perhotelan dan perjalanan turun, namun berdasarkan statistik sektor pertanian dan tambang mampu bertahan.

“Pada awal Pandemi pertumbuhan ekonomi Kalsel minus 3, perlahan kita bangkit hingga kini minus 1,25. Kuartal kedua sektor hilirisasi dan industri pertanian kita bahkan tumbuh menjadi positif walaupun masih di atas nol,” jelasnya.

Lihat Juga :  Pria Paruh Baya Bawa 'Softgun' di Lingkungan Kampus Poliban

Sementara senator DPD RI perwakilan Kalsel, Gusti Farid Hasan Aman menambahkan pola pikir tentang pertambangan di Kalsel harus dirubah.  Kalsel menurutnya harus mulai berpikir untuk tumbuh dari sektor non tambang.

“Kita ketahui Kota Banjarmasin menjadi kota transit yang bisa dimanfaatkan dengan mengembangkan sektor pariwisata, pendidikan dan kesehatan”,Lanjutnya.

 

Tim


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *