Infrastruktur

DPD REI Kalsel Keluhkan Biaya Pembuatan IMB Di Kabupaten Banjar

DUTA TV BANJARBARU – Diberlakukanya kembali biaya pembuatan izin mendirikan bangunan (IMB) untuk pembangunan rumah murah bersubsidi atau rumah komersil  oleh pemerintah kabupaten Banjar dikeluhkan oleh DPD Real Astate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan.

Keluhan tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Bidang Hukum DPD Rei Kalsel  Iwan Bora kepada wartawan di Banjarbaru.

Pihak REI beranggapan  pemberlakuanbiaya pembuatan IMB tersebut  cukup memberatkan  karena dalam Perda No 8 tentang retribusi perizinan tertentu, ditetapkan pembuatan IMB saat ini dikenakan biaya yang cukup mahal  karena berdasarkan zona.

Untuk zona kelas 1, biaya pembuatan imb dikenakanRp 14.000 permeter, zona kelas 2 Rp 10.000 permeter, dan untuk zona kelas 3 Rp 4.000  permeter.

Menurut Iwan Bora, biaya pembuatan IMB untuk rumah komersil  sebelumnya sudah pernah di gratiskan  namun sekarang kembali diberlakukan. Kondisi tersebut cukup memberatkan pihak pengembang.

Untuk rumah bersubsidi pihaknya sudah tidak bisa menaikan harga jual karena sudah ditetapkan oleh pemerintah  Rp 140 juta   dengan spesisifikasi yang sudah ditentukan pula.

 “Kami cukup keberatan dengan di berlakukanya biaya IMB untuk rumah MBR. Harga sudah ditetapkan oleh pemerintah 140 juta. Jika pun diberlakukan jangan memberatkan dengan sistem zona, tapi ambil biaya paling rendah 4000 m2. Sebelumnya gratis tapi sekarang Perdanya sudah diberlakukan,”ujar Iwan.

 Pihak pengembang dalam waktu dekat berencana akan menyampaikan keluhan tersebut  kepada instansi terkait dan DPRD kabupaten Banjar.

 

Reporter : Ahmad Sahsada Bakti


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *