Dinsos P3AP2KB Banjar Lakukan Diseminasi Audit Kasus Stunting

Kabupaten Banjar, DUTA TV — Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Banjar, menggelar diseminasi audit kasus stunting bersama seluruh stakeholder, Kamis pagi(11/05).

Diseminasi dilakukan sebagai upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Banjar. Pasalnya, saat ini angka stunting di Kabupaten Banjar masih 26,4% atau menempati peringkat ke 7 se Kalimantan Selatan.

Namun demikian, penurunan hingga 26,4% di tahun 2022 itu, sudah merupakan capaian maksimal mengingat angka stunting di Kabupaten Banjar pada 2021 lalu mencapai 40,2%.

Kepala Dinsos P3AP2KB mengakui, sebelum diseminasi, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Kabupaten Banjar, seperti sosialisasi kepada para remaja, pendampingan kepada calon pengantinan hingga monitoring ke desa-desa, termasuk melibatkan para tokoh agama untuk melakukan pencegahan stunting melalui dakwah.

Pemkab Banjar optimis, target penurunan stunting di angka 14% pada tahun 2024 mendatang sesuai arahan dari Presiden RI bisa tercapai.

“Pada hari ini kita bersama-sama diseminasi menyatukan pendapat-pendapat yang ada yang tadinya telah dilakukan aksinya di lapangan sehingga dari pengalaman yang ada kita satukan pendapat mudahan pengalaman yang ada kita audit langkah kedepan maksimal lagi untuk menurunkan stunting di Kab Banjar kita mengumpulkan kemaren dari kordinator kemudian melakukan sosialisasi kepada para remaja monitoring ke desa-desa yang jadi target kita ini juga kita hadirkan mudahan ini akan menurun stunting kita target kita yang persentasinya cukup banyak nah ini jadi target kita,” kata H. Aspihani, Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar.

“Kita bersama-sama dengan tim percepatan penurunan stunting Kabupaten Banjar kita berupaya agar bisa menurunkan prevalensi angka stunting di Kab Banjar dari 40 sampai 26 langkah-langkah dan kita mengatur strategi rencana aksi tindaklanjut. Kalau kita bicara amanat presiden optimis yang penting kita atur strategi fakta di lapangan temen-temen benar-bener luar biasa,” ucap Ikhwansyah, Asisten II Bidang Ekonomi& Pembangunan Kabupaten Banjar.

Diseminasi ini melibatkan Baznas, Pengadilan Agama, tim percepatan penurunan stunting kecamatan hingga desa, tim pakar audit stunting, kepala puskesmas beserta analis gizi, bidan desa, kepala desa hingga penyuluh KB di kecamatan. Kegiatan ini turut menghadirkan narasumber dari BKKBN Kalsel serta Rumah Sakit Ratu Zaleha Martapura.

Reporter : Evi Dwi Herliyanti

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *