Dinsos Banjarmasin Akui Banyak Warga Belum Tercover BPJS Kesehatan Gratis

Banjarmasin, DUTA TV — Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin mengakui masih banyak warga miskin yang belum tercover untuk mendapatkan layanan BPJS Kesehatan gratis dari Pemko Banjarmasin. Dari data yang ada, pihak Dinas Kesehatan hanya mampu memberikan layanan sebanyak 45 ribu warga, sedangkan 67 ribu warga tidak mendapatkan layanan lagi.
Pihaknya juga masih menerima keluhan warga terkait BPJS Kesehatannya yang dicabut. Mereka mengarahkan agar warga bisa melanjutkan dengan mandiri atau membayar iuran secara pribadi.
Ada dua kategori yang diutamakan mendapatkan iuran BPJS gratis dari pemerintah, yakni desil satu dan desil dua. Artinya, kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah atau sangat miskin dan kelompok miskin.
Kepala Dinsos Banjarmasin, Nuryadi, juga akan melakukan pemutakhiran data untuk warga yang masuk kategori kelompok sangat miskin dan kelompok miskin. Data tersebut nantinya akan diverifikasi kembali oleh pihaknya dan penambahan tersebut diajukan pada APBD Perubahan di 2026 mendatang.
“Jadi setelah menerima data tersebut, dari 45 itu berlakunya sampai 9 bukan kemungkinan ada tambahan setelah melewati verifikasi dari Dinsos. Jadi kita terima berapa yang keluar kota masukan ke Dinkes lagi ke yang butuh berobat di Banjarmasin. Kriterianya sesuai pimpinan baik Kemensos dan Wali Kota harus yang sangat miskin desil satu dan dua. Data yang didapat dari tiga pusat sesuai dengan Permensos. Jadi 10 desil, satu dan dua yang prioritas dapat BPJS Kesehatan. Iya, banyak, masih banyak ada menggunakan BPJS selama lima tahun. Kalau mendaftarkan lagi harus sesuai aturan dan kami verifikasi,” jelasnya.
Untuk data warga kurang mampu tersebut didapatkan Dinas Sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Tugas Dinas Sosial sendiri hanya melakukan verifikasi terkait data yang sudah diberikan.
Reporter: Zein Pahlevi





