Dinkes Banjarmasin Genjot Imunisasi Polio

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmsain, M. Ramadhan (Foto : Duta tv)

Banjarmasin, DUTA TV — Temuan anak  yang menderita polio di Aceh membuat Kemenkes menetapkan polio sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin terus menggenjot dan melakukan imunisasi polio pada anak yang berumur kurang dari 15 tahun. Sebelumnya, pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) beberapa waktu lalu, Dinkes juga ters  melakukan vaksinasi pada anak, termasuk polio dan rubella.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmsain, M. Ramadhan, penyakit polio berasal dari virus dan bisa dengan cepat menular ke anak lain. Salah satu upaya mencegah dengan cara imunisasi. Warga juga diminta untuk selalu waspada, dengan ciri – ciri penyakit itu menyerang anak, yakni lumpuh total pada bagian kaki.

“Sesuai instruksi Kemenkes bahwa ada terjadi KLB di Aceh, merupakan peringatan kita semua. Selama pandemi tidak bisa maksial polio, makanya pada BIAN kita genjot untuk anak. Karena untuk ketahanan polio, rubella, karena kita siaga. Dalam artian ada ciri – ciri kita harus siaga. Ada lumpuh secara mendadak, perlu dicegah, ya rentan. Kita promosikan yang belum suntik polio segera. Bagi warga yang belum lengkap datanglah ke puskesmas,”katanya.

Untuk itu pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan seluruh puskesmas di Banjarmasin agar melakukan pendataan kepada seluruh anak yang belum diimunisasi dan diminta segera melaksakana imunisasi polio.

 

Reporter : Zein Pahlevi

 

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.