Dinkes Banjar Relokasi Tiga Puskesmas “Bermasalah”

BANJAR, DUTA TV — Kondisi Puskesmas Sungai Rengas di Kecamatan Martapura Barat yang terendam banjir selama beberapa bulan akibat bencana yang melanda wilayah Kabupaten Banjar, khususnya di Kecamatan Martapura Barat.

Menurut keterangan, gangguan banjir ini telah berlangsung selama belasan tahun saat musim hujan dengan curah tinggi, bahkan bisa terjadi hingga lebih dari dua bulan. Kondisi ini mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Situasi tersebut menjadi salah satu alasan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar memutuskan untuk merelokasi Puskesmas Sungai Rengas ke wilayah yang tidak rawan banjir. Proyek relokasi ini akan menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 sebesar Rp8,99 miliar.

Selain Puskesmas Sungai Rengas, dua puskesmas lain yang juga akan direlokasi adalah Puskesmas Pengaron dan Puskesmas Karang Intan Dua.

Puskesmas Pengaron direlokasi karena sudah berusia lebih dari 20 tahun dan bermasalah dari segi kepemilikan lahan. Ahli waris yang dulunya menghibahkan lahan kini menuntut kembali haknya, sementara Pemkab Banjar tidak mengantongi surat hibah resmi dari warga.

“Total dana yang dialokasikan Dinkes Banjar untuk relokasi ketiga puskesmas tersebut mencapai lebih dari Rp29 miliar pada tahun anggaran 2025,” Kata Noripansyah – Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Banjar.

Adapun Puskesmas Karang Intan Dua yang berada di Desa Sungai Alang, turut direlokasi karena akses keluar masuknya melalui lahan milik warga. Relokasi fasilitas kesehatan ini akan dilengkapi dengan layanan rawat inap dan dibangun dengan anggaran sebesar Rp11 miliar lebih yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjar tahun 2025.

Reporter : Tarida Sitompul

Asiah

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *