Diduga ‘Kibuli’ Anak Buah Rp 1,2 Milliar, Lihan Kembali ‘Dipolisikan’

DUTA TV BANJARBARU – Inilah Lihan saat mendekam di tahanan polsek Banjarbaru kota pasca ditangkap oleh aparat kepolisian di kediamannya perumahan Greem Vally Residence Kav.39 kelurahan Jatihandap, kecamatan Mandala Jati, kota Bandung Jawa Barat, baru-baru tadi.

Pengusaha fenomenal karena bisnis penipuan berkedok investasi pada 2009 mengakibatkan kerugian ribuan nasabah sekitar Rp800 milliar lebih, dilaporkan oleh salah satu mantan anak buahnya H. Hasyim (60) warga kota Banjarbaru.

Berdasarkan keterangan korban mengirimkan uang 5 kali dengan total Rp1,25 milliar, atas permintaan pelaku yang berdalih perlu dana itu untuk pembayaran tax amnesty ke kantor pajak, agar dapat mencairkan dana sebesar Rp50 milliar dari bank di luar negeri.

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, dokumen tax amnesty tersebut palsu dan kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku tersebut di tempat tinggal barunya di Jawa Barat.

“Benar kita telah menangkap lihan atas dugaan penipuan”, ungkap Iptu Tetro kanit reskrim Polsek Banjarbaru kota.

Iptu Tetro kanit reskrim Polsek Banjarbaru kota

Akibat perbuatannya itu, Lihan bakal dijerat aparat kepolisian dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dan sementara masih dalam tahanan Polsek Banjarbaru kota.

Lihan Belum Boleh Bertemu Siapapun

Sementara itu melalui CCTV Lihan yang terancam pasal 378 KUHP tentang penipuan, terlihat tiduran di atas sehelai karpet di dalam tahanan polsek Banjarbaru kota, sambil menepuk-nepuk perutnya berulang kali karena sakit di bagian lambung pasca diamankan pada 18 September 2019 lalu.

Menurut kanit reskrim Polsek Banjarbaru kota Iptu Tetro, pihaknya tidak memperkenakan siapapun untuk bertemu tersangka karena sedang sakit, dan menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Saksikan terus program-program unggulan Duta Televisi live di sini

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *