Dewan Minta Pemko Ketatkan Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

BANJARMASIN, DUTA TV Guna menekan laju penyebaran COVID-19, pemerintah kota diminta lebih mengetatkan penerapan protokol kesehatan di pasar pasar tradisional.

Permintaan ini mengingat adanya pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro sesuai instruksi menteri dalam negeri yang kembali diberlakukan di kota seribu sungai hingga penghujung bulan Mei nanti.

Wakil ketua DPRD kota Banjarmasin M. Yamin mengungkapkan jika selama ini terlihat kegiatan yustisi dan pencegahan hanya gencar dilakukan di cafe dan tempat ibadah, pusat belanja tradisional juga harus ketat diawasi, lantaran bisa saja menjadi pusat penularan.

Lihat Juga :  DPRD Banjarmasin Cecar Penggunaan Anggaran Covid-19 Yang Mencapai Rp 111 M

“Ini harus jadi catatan, agar ditertibkan di pasar-pasar. Ini harapan untuk Pemko fasilitasi pasar untuk terus galakan 3M, di pasar selama ini tidak ada,” pungkasnya.

Ia menilai secara umum baik pedagang maupun pengunjung pasar memang sudah memiliki kesadaran menerapkan disiplin prokes, tapi tidak dipungkiri sebagian kecil di antaranya masih abai seperti tidak menggunakan masker, sehingga dengan begitu – perekonomian warga tetap berjalan, dan tetap mengedepankan kesehatan bersama.

Lihat Juga :  Terapkan Prokes Ketat, Disdagri Gelar Operasi Pasar Jelang Idul Fitri

Reporter : Fadli Rizki


Uploader.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *