Desa Lihung Uji Coba Padi Varietas Hipa

Martapura, DUTA TV Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Banjar mencoba meningkatkan produktifitas beras, di tengah bencana banjir yang kerap mengganggu lahan pertanian produktif di sejumlah kecamatan. Salah satunya dengan menguji coba bibit padi varietas unggul di lahan Desa Lihung Kabupaten Banjar.

Lahan demplot padi jenis hipa sedang diuji coba dinas tanaman pangan kabupaten banjar, untuk meningkatkan produktifitas beras.

Jenis padi yang harus ditanam satu kali ini, berdasarkan data, mampu menghasilkan padi dengan bobot sekitar 7 ton hingga 11 ton per hektar, tergantung dari ketelatenan petani mengelola lahan dan pemeliharaan tanaman.

Di Desa Lihung, kendati sempat terganggu oleh cuaca panas dan kekeringan, ternyata padi hipa tidak tumbuh maksimal, namun mampu menghasilkan padi dengan perkiraan 6 hingga 7 ton perhektar.

Menurut Kabid Prasarana Dinas Pertanian Dan Tanaman Pangan Banjar, Nurul Fatimah, lahan desa Lihung dengan karakter tadah hujan sangat baik untuk tanaman padi bibit unggul, sepeti halnya varietas hipa yang mampu menghasilkan padi, kendati pada cuaca kemarau agak ekstrem.

“Jika normal bisa diatas 7 ton perhektar,”terangnya.

“Ada 5 ribu hektar yang tetap produksi dalam berbagai cuaca,”ujar Aulia Rahman, Pembakal Desa Lihung.

5 ribu hektar lahan tadah hujan di desa Lihung bisa menjadikan lumbung beras karena tidak terdampak di saat musim hujan maupun kemarau, bahkan sudah dibangunkan embung untuk mensuplai air saat kemarau.

 

Reporter : Tarida Sitompul

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *