Dana Desa Untuk Bayar Utang, Kades Tata Mekar Jadi Tersangka

DUTA TV KOTABARU – AR atau kepala desa Tata Mekar, kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, kabupaten Kotabaru. Menambah panjang daftar kepala desa yang tersandung dugaan korupsi dana desa.

Kepolisian Resort Kotabaru menetapkannya sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan dana desa tahun anggaran 2017.

Terungkapnya kasus ini bermula dari pengawasan penggunaan dana desa yang dilakukan unit Tipikor Polres Kotabaru ke seluruh desa.

Dari laporan dana desa yang janggal dan banyaknya proyek yang tak selesai, aparat kemudian mencium indikasi penyimpangan di desa Tata Mekar.

Dalam proses penyidikan, tersangka mengakui menggunakan dana desa untuk kepentingan pribadi, antara lain membayar utang kampanye saat mengikuti pemilihan kepala desa tahun 2016.

Adapun kerugian negara dalam kasus ini senilai Rp98 juta. Meski uang itu telah dikembalikan oleh tersangka namun tetap tak menghapus tindak pidananya.

“Kronologisnya setahun setelah dilantik tersangka mngambil alih peran bendahara, bendahara adalah anak kandung tersangka, jadi Kades yang mengelola anggaran tersebut sehingga saat audit ada kerugian negara,” ucap AKBP Andi Adnan Syafruddin Kapolres Kotabaru

“Tidak semuanya proyek tidak terealisasi karena dananya saya pakai namun ada beberapa kegiatan yang harus dikembalikan dananya karena tidak memenuhi syarat antara perencanaan dengan realisasi,” ujar AR Tersangka.

AR Tersangka

AR Tersangka

AR dijerat dengan pasal 2 atau pasal 3 atau pasal 4 Junto pasal 18 undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 3 tahun maksimal 5 belas tahun.

Kasus ini sendiri diharapkan menjadi peringatan bagi seluruh Kades agar tidak main-main dengan dana desa.

Polres Kotabaru intens melakukan pengawasan penggunaan dana desa sehubungan MUO antara Kapolri dan menteri dalam negeri, bahkan masih ada beberapa kasus serupa yang saat juga ini sedang ditangani.

Reporter : Nazat Fitriah


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *