Berlatih Lewat Aplikasi, Atlet Para Catur Kotabaru Raih Prestasi

Kotabaru, Duta TV — Hiruk pikuk kendaraan yang melintas di depan rumahnya tak mengusik konsentrasi Fajar Alamsyah berlatih catur lewat aplikasi di ponselnya.
Ada beberapa aplikasi yang rajin dimainkan atlet para catur asal Kabupaten Kotabaru ini hingga berhasil meraih segudang prestasi.
Jauh sebelumnya, anak ketiga dari lima bersaudara ini telah mengenal catur sejak usia delapan tahun dari sang ayah yang hobi bermain catur.
Disabilitas yang dialaminya akibat lahir dalam kondisi terlilit tali pusar hanya membuatnya kesulitan berbicara, namun tak ada kendala baginya dalam mempelajari olahraga asah otak ini.
Ia justru sangat menyukai aktivitas berpikir untuk menyusun strategi dalam permainan catur.
Berawal dari juara Pekan Madrasah tingkat kabupaten, Fajar terus konsisten menekuni catur, terlebih setelah ia memutuskan berhenti sekolah saat kelas dua SMA akibat mengalami bullying.
Konsistensi ini akhirnya membawa Fajar menjuarai Kejurprov, Kejurnas, Peparnas, sampai puncaknya pada Januari lalu pria 48 tahun ini ikut mengharumkan nama Indonesia di ajang ASEAN Para Games 2025.
Di kejuaraan internasional pertamanya ini, Fajar menyumbang satu medali emas di nomor catur cepat PI atau tuna daksa beregu putra dan dua medali perak masing-masing di nomor catur standar dan catur kilat PI beregu putra.
“Senang saja, saya suka. Dia olahraga yang memakai otak dan saya suka berpikir. Tidak ada kesulitan, pokoknya belajar terus, latihan sering di Irama atau pakai aplikasi Lichess, sering main di HP, tidak ada fasilitas,” ujarnya.
Selain berlatih mandiri lewat aplikasi, Fajar juga kerap melakukan sparing di tempat latihan sederhana milik Percasi Kotabaru yang berlokasi di Simpang Irama. Dengan torehan prestasinya selama ini, ia pun berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah, seperti menyediakan fasilitas latihan yang memadai dan pekerjaan yang layak.
Fajar sendiri belum merasa puas usai mencatat debut manis di kejuaraan tingkat Asia Tenggara. Kini ia sedang bersiap untuk membidik prestasi lebih tinggi di ajang Asian Para Games 2026 yang akan dihelat di Jepang.
Reporter: Nazat Fitriah





