Berdebat Soal Karya Seni, Kalsel Lantang Sanggah Tim Maluku Utara

DUTA TV BANJARMASIN – Salah satu juru bicara dari tim oposisi perwakilan Kalsel ini terlihat percaya diri saat menyanggah argumen pemerintah, yakni tim dari Maluku Utara yang menyesalkan karya seni berupa lagu, lukisan, puisi dan lain-lain yang menggaungkan kesedihan dan patah hati.
Dalam debat ini, tim Kalsel juga membeberkan data jumlah pengangguran yang akan bertambah jika tim lawan selaku pemerintah berencana menghapuskan karya seni oleh para seniman, yang 70 persennya menggaungkan kesedihan dan patah hati.
Baca juga : Kalsel Menang Lawan Sulbar di NSDC Ronde Pertama
Interupsi beberapa kali dari tim lawan pun tak diindahkan oleh tim Kalsel, mereka terus menyampaikan argumennya hingga waktu tujuh menit yang diberikan oleh dewan juri habis.
Peserta sendiri akan menjalani 3 ronde perlombaan, di hari pertama dimulainya lomba debat bahasa Indonesia. Dalam 3 ronde itu mereka akan dipertemukan dengan tim yang berbeda beda.
Kendati belum memasuki babak penyisihan, namun perlombaan di hari pertama masuk dalam salah satu penilaian dari tim dewan juri.
“Hari pertama ini kan ada 17 ruang lomba, jadi belum ada sistem gugur masih ada 3 sesi sampai jam 6 sore informasinya,†ucap salah satu panitia lomba, Dewi Agustina.

Para peserta diberikan waktu hingga 2 jam setiap bertanding per rondenya, di hari kedua, peserta akan memasuki babak penyisihan hingga nantinya gugur separuh dari total peserta untuk maju ke babak grandfinal.
Â
Reporter : Evi Dwi Herliyanti – Elsa Pratiwi





