Bela Palestina, 1.800 Pekerja Seni Hollywood Boikot Israel

Jakarta, DUTA TV — Lebih dari 1.800 aktor, entertainer, dan produser, termasuk beberapa bintang Hollywood, menandatangani ikrar yang dirilis pada Senin (8/9) waktu setempat.

Mereka menyebut untuk tidak bekerja sama dengan institusi film Israel, yang mereka anggap terlibat dalam pelanggaran HAM dan pembantaian terhadap warga Palestina.

Beberapa perusahaan telah menghadapi seruan boikot dan protes, atas hubungannya dengan pemerintah Israel seiring meningkatnya krisis kemanusiaan di Gaza akibat serangan militer Israel, dan gambar-gambar warga Palestina yang kelaparan, termasuk anak-anak, yang telah memicu kemarahan global.

“Terinspirasi oleh Filmmakers United Against Apartheid yang menolak menayangkan film mereka di Afrika Selatan di bawah apartheid, kami berjanji untuk tidak menayangkan film, tampil di, atau bekerja sama dengan institusi film Israel, termasuk festival, bioskop, penyiar, dan perusahaan produksi, yang terlibat dalam genosida dan apartheid terhadap rakyat Palestina,” bunyi janji tersebut.

Mereka tidak mendesak siapa pun untuk berhenti bekerja sama dengan individu Israel.

Itu adalah seruan bagi para pekerja film untuk menolak bekerja sama dengan institusi Israel yang terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia Israel.

Pemerintah Israel sebelumnya telah menolak seruan boikot terhadap lembaga-lembaga Israel dan menyebutnya sebagai tindakan diskriminatif.

Israel mengatakan tindakannya di Gaza merupakan ‘pembelaan diri’ setelah serangan Oktober 2023 oleh militan Hamas Palestina yang menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut penghitungan Israel.

Sementara itu, serangan Israel, sekutu AS, selanjutnya di Gaza telah menewaskan puluhan ribu orang, membuat seluruh penduduk Gaza mengungsi, dan memicu krisis kelaparan.(dtk)

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *