Bawaslu, Libatkan Ibu – Ibu Awasi Pemilu

DUTA TV BANJARMASIN – Lumrah dalam setiap kontestasi politik gender perempuan diakomodir sebagai pelengkap dan tak jarang dianggap sebagai penggembira pesta demokrasi.

Meski penguatan aturan pemenuhan hak perempuan terus diperjuangkan legitimasi itu seolah tak pudar begitu saja, termasuk dalam hal pengawasan.

Melihat segmentasi itu, Bawaslu Kalsel mengakomodir mata telinga gender kaum ibu sebagai perpanjangan penyelenggara untuk berpartisipasi dalam pengawasan setiap tahapan.

“Keterbatasan perasonil, kita merangkul elemen masyarakat, paling efektif perempuan, kerjasama IK3 Kalsel, libatkan organisasi pemuda, wanita, lintas iman dari unsur agama, diharapkan peran sangat besar dan mudah sosialisasi, mudahan bias meminimalkan Pemilu. Perlindungan saksi pasti kita berikan, keamanan, kerahasiaan, dijamin negara, yang bias berikan keterangan ada divisi,” ucap Iwan Setiawan, ketua Bawaslu Kalsel.

Iwan Setiawan, ketua Bawaslu Kalsel.

“Bukan persoalan apatis, saya pikir apatis ada di banyak kelompok, mereka bias diajak bersama lakukan penyadaran dan berkontribusi untuk kehidupan bernegara. Kita dan melihat ada potensi mereka dilibatkan, yang terjadi hoax bertebaran, mereka bias dilibatkan untuk berikan narasi politik bersih, setidaknya bias mengkounter kampanye negatif. Seolah perempuan hanya berada di domestik, kini bagaimana kita bias ajak, mereka bias namun dilibatkan,” tutur Mariatulasiah, Kordinator Program Gender Justice IK3.

Mariatulasiah, Kordinator Program Gender Justice IK3.

Pelibatan peran para ibu rumah tangga dalam mengawal proses pesta demokrasi juga diharapkan kian menguatkan fungsi pendidikan politik.

 

Reporter : Fadli Rizki

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *