Banjir Rob, Pengangkutan Sampah Tidak Optimal

Banjarmasin, Duta TV — Sejumlah sampah terlihat berserakan beberapa hari terakhir, khususnya di sejumlah titik tempat penampungan sementara (TPS) di Banjarmasin.
Kondisi ini terjadi karena armada pengangkut sampah tidak bisa beroperasional secara optimal.
Pasalnya, genangan air yang cukup tinggi membuat armada pengangkut kesulitan menuju lokasi beberapa TPS tersebut. Akibatnya, sampah menumpuk dan meluber ke area sekitar.
Kendala ini diakui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin. Pihak DLH juga mengaku harus bekerja dua kali karena harus mengumpulkan sampah yang berserakan terlebih dahulu sebelum mengangkutnya.
Selain faktor banjir rob, adanya perubahan pola pembuangan sampah oleh warga turut memperparah kondisi TPS.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Banjarmasin, Marzuki, menargetkan penanganan darurat selama tiga hari ke depan. Ia berupaya menormalkan kembali tumpukan sampah di TPS yang terdampak banjir agar tidak ada lagi penumpukan dan sampah yang berserakan.
“Puncaknya memang berpengaruh dengan pengangkutan sampah. Pekerjaan kami kan dari sore sampai subuh, itu berpengaruh sekali jadi tidak optimal, dan TPS juga tergenang. Petugas kita juga langsung mengangkut ke Banjarbakula,” ucapnya.
Biasanya, pengangkutan sampah dilakukan pada sore hingga malam hari. Namun, DLH Banjarmasin berencana mengubah jam operasional pengangkutan agar proses pengangkutan sampah bisa lebih optimal di tengah kondisi banjir rob.
Reporter: Zein Pahlevi





