Banjir di Tanah Laut Rendam 2.038 Rumah

DUTA TV TANAH LAUT – Ratusan rumah di desa Asam-asam, kecamatan jorong, kabupaten Tanah Laut, masih terendam banjir, pada Selasa pagi (14/07/2020).
Dari informasi yang dihimpun, wilayah terdampak banjir yang cukup parah terjadi di RT 6 dan RT 7 desa Asam-asam sejak Senin kemarin, dengan ketinggian air mencapai 60 cm.
Sementara itu dari data BPBD Tanah Laut, musibah banjir di desa Asam-asam ini sedikitnya merendam 293 rumah yang dihuni 350 kepala keluarga.
Sedangkan bencana banjir untuk seluruh wilayah Tanah Laut, sejak Sabtu pekan lalu hingga Selasa pagi tadi, terdata sudah ada 2.038 rumah warga yang terendam, yang dihuni 2.322 kepala keluarga, 7.556 jiwa.
Menurut Kalak BPBD Tanah Laut Muhammad Kusri, pihaknya bersama TNI Polri dan relawan sudah melakukan evakuasi dan penanganan banjir yang terjadi sejak Sabtu pekan lalu, meskipun sebelumnya beberapa titik ketinggian air hingga mencapai 1,5 meter.
“Kondisi banjir di Tala saat ini air sudah turun, kejadian banjir dimulai pada hari Sabtu, dan itu memang cukup tinggi bahkan sampai 1,5 meter, kami evakuasi warga bersama TNI Polri dan relawan, dan setelah evakuasi sampai sore, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” ungkap Muhammad Kusri.
Lima Ekor Sapi Mati Terendam Banjir
Sementara itu, banjir di Tanah Laut juga mengakibatkan lima ekor sapi mati di desa Kunyit kecamatan Bajuin akibat terbawa air bah.
Selain itu musibah banjir juga berdampak terhadap ratusan hektar lahan pertanian dan perkebunan yang rusak, sehingga sejumlah petani mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.
Reporter : Suhardadi





