Banjir di Desa Pandahan Berangsur Surut, Warga Terserang Kutu Air            

Tanah Laut, DUTA TV Musibah banjir di desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut  yang terjadi sejak dua pekan terakhir, kini berangsur surut.  Meskipun ketinggian air mulai turun, namun warga mengeluhkan terkena penyakit kulit atau balancat karena terserang kutu air.

Nini Aluh, seorang wanita lanjut usia, warga RT 1 Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati mengeluhkan terkena penyakit gatal-gatal pada kulit kakinya.

Penyakit gatal-gatal yang diderita Nini Aluh  diakui terjadi sejak beberapa hari terakhir karena rumahnya tergenang banjir, sehingga setiap saat kakinya bersentuhan dengan air.

“Kena gatal-gatal. Diberi salep. Bantuan makanan dari posko dapur umum,”katanya.

Banjir di desa Pandahan menggenangi 410 rumah di 8 RT.  Sebanyak 410 rumah tersebut milik 543 kepala keluarga yang dihuni 1.771 jiwa.

Demikian diungkapkan Sekretaris Desa Pandahan  Husnan Noor. Guna membantu korban banjir, pihaknya berkoordinasi dengan Pemkab Tanah Laut  untuk menyalurkan bantuan logistik dan paket sembako dari berbagai pihak.

“Banjir di Desa Pandahan berdampak 543 kk 410 rumah yang dihuni 1.771 jiwa. Bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut disalurkan ke posko-posko dapur umum. Dan bantuan 200 paket sembako dari anggota DPR RI Bapak Endang Agustina, serta beberapa pihak juga memberikan bantuan,”terangnya.

Sementara itu berdasarkan pantauan pada Selasa siang, banjir di sejumlah titik di Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati, terpantau sudah mulai surut.  Akan tetapi di kawasan dataran rendah, ketinggian air masih cukup tinggi, mencapai 40 centimeter atau lebih.

Reporter : Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *