Banjarmasin Siapkan Mikrotrans Listrik untuk Moda Transportasi Umum

Banjarmasin, Duta TV — Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, menjajal langsung mikrotrans listrik yang digadang-gadang bakal menjadi moda transportasi umum untuk Kota Banjarmasin, Selasa (07/04/26) sore kemarin.
Penggunaan listrik pada angkutan umum ini juga diklaim bakal berdampak pada pengurangan konsumsi BBM ke depannya.
Terlebih saat ini, konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sangat berpengaruh pada pasokan minyak ke sejumlah negara termasuk Indonesia.
Adanya moda transportasi umum berbasis tenaga listrik ini diharapkan bisa menjadi solusi transportasi ramah lingkungan.
Rencananya, mikrotrans listrik tersebut bakal diuji coba selama satu bulan untuk mengetahui durasi ketahanan angkutan umum tersebut selama di jalan. Sedangkan, untuk jumlah angkutan yang disediakan ke depannya menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Muhammad Yamin, Wali Kota Banjarmasin, mengatakan, “Mikrotrans ini yang nantinya akan kita pergunakan, tapi kita uji coba dulu selama sebulan untuk mengetahui durasi ketahanan di jalan. Mikrotrans listrik ini juga dibekali fitur keamanan modern seperti CCTV dan GPS. Jadi kalau ada sesuatu atau jambret itu terekam CCTV dan GPS ini ketahuan menuju ke mana saja.”
Slamet Begjo, Kadishub Banjarmasin, mengatakan, “Banjarmasin belum ada angkutan umum listrik, makanya hari ini kita uji cobakan, apakah nanti cocok penggunaannya di Banjarmasin. Taksi kuning sekarang terbilang hidup segan mati tak mampu. Dengan mikrotrans ini selain upaya menghemat energi, ini juga sekaligus penghematan anggaran.”
Jika nantinya mikrotrans resmi beroperasional, Dishub akan memprioritaskan sopir angkota kota atau biasa disebut taksi kuning untuk beralih menjadi pengemudi mikrotrans listrik lewat proses seleksi dan uji kelayakan.
Rencananya, layanan tersebut akan mencakup 13 koridor di Kota Banjarmasin dengan jam operasional enam pagi hingga 18 WITA.
Reporter: Zein Pahlevi





