Bangunan Sekolah, Rumah Warga dan Tempat Ibadah Rusak Akibat Ledakan

DUTA TV BANJAR – Pemusnahan bahan peledak yang dilakukan oleh Satbrimob Polda Kalsel juga berdampak terhadap bangunan SMPN 2 Gambut, Guntung Ujung desa Handil Jawa Tengah, Gambut, kabupaten Banjar.

Kaca jendela di sekolah ini tampak pecah, diduga akibat getaran dari ledakan pemusnahan bahan peledak kadaluwarsa yang dilakukan oleh sat Brimob Polda Kalsel.

Dari data sedikitnya ada 21 kaca jendela yang pecah di sekolah ini dan terjadi di ruang guru, serta ruang kelas siswa.

Sedangkan plafon yang retak tampak terlihat di ruang kepala sekolah, ruang tata usaha, dan rumah penjaga sekolah sekaligus kantin.

Menurut kepala SMPN 2 Gambut, Mahfuz, peristiwa tersebut terjadi saat jam belajar telah usai dan hanya ada siswa–siswi yang belajar mengaji di luar jam belajar.

“Waktu itu sudah tidak ada aktivitas, cuma ada pelajaran tambahan mengajari anak-anak mengaji. Pagi kami membersihkan kaca-kaca yang pecah, setelah itu aktif belajar kembali,” jelas Mahfuz.

Selain bangunan sekolah, ledakan juga menyebabkan kerusakan rumah ibadah. Seperti di masjid Assholaha di desa Handil Kandangan, kecamatan Gambut. Serta Mushola Nurul Huda di desa Handil Pudak Guntung Papuyu, kecamatan gambut. Kedua rumah ibadah ini sejumlah kaca jendelanya pecah, serta ada dindingnya yang retak.

“Kejadiannya kurang lebih jam 3, waktu itu kegiatan belajar, lalu terdengar ledakan cukup dahsyat, kaca mesjid sampai pecah, ada 7 kaca yang pecah,” ucap Ramli ketua mesjid Assholaha.

“Sudah lapor ke Kapolsek Gambut, sekalian Kapolsek langsung turun memeriksa kebenarannya, beliau tindak untuk perbaikannya,” tambahnya.

Pasca kejadian, nampak sejumlah anggota Brimob Polda Kalsel mendatangi lokasi terdampak, termasuk SMPN 2 Gambut, sejumlah rumah, serta tempat ibadah untuk dilakukan perbaikan.

Reporter : Fadli Rizki

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *