Aturan Baru Umroh di Tengah Pandemi

Banjarmasin, DUTA TV — Pemerintah Arab Saudi berencana membuka kembali ibadah umroh tahun 1442 Hijriyah pada 1 November 2020.

Namun pada ibadah umrah kali ini pemerintah Arab Saudi mengeluarkan aturan baru dalam ibadah di masa pandemi, sesuai dengan surat edaran protokoler umroh  dari Wakil Kementrian Haji dan Umroh Pemerintah Arab Saudi.

Seperti dijelaskan Anggota Forum Komunikasi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh dan Haji Khusus (FK PATUH) Kalsel, M. Irhamni, setidaknya ada 13 aturan baru dalam ibadah umroh.

Dari 13 aturan tersebut, aturan yang sangat berat terletak pada batasan umur jemaah yang hanya menerima usia 18 hingga 50 tahun, serta adanya beberapa tes Covid-19 dan harus menjalani karantina yang membuat harga perjalanan ibadah umroh akan melonjak naik.

“Memasuki musim umroh 1442 H, kita forum komunikasi melakukan sosialiasi terkait peraturan ibadah umroh sesuai dengan surat edaran dari pemerintah Arab Saudi. Ada beberapa peraturan dan tentunya yang memberatkan kami adalah usia jemaah yang diterimahanya 18-50 tahun,”terangnya.

Aturan ini membuat para pengusaha travel atau pejalanan umroh kebingungan  lantaran usia jemaah di Kalsel hampir 60 persen diatas 50 tahun. Belum lagi mengenai biaya perjalanan yang melonjak serta aturan ketat terkait Covid-19.

Hal ini seperti diungkapkan Pimpinan perwakilan PT Kamilah Wisata Muslim Banjarmasin, M. Amin.

“Dengan adanya peraturan ini tentu kita sabar. Terutama dalam masalah usia, tes dan karantina. Tentu kita sangat kebingungan dan kita terpaksa tidak membuka dulu dan menunggu peraturan baru,”kata Amin.

Adanya peraturan ketat dari pemerintah Arab Saudi ini  membuat FK PATUH meminta jemaah untuk bisa bersabar dan menunggu info lanjutan untuk bisa menjalankan ibdah umroh.

 

Reporter : Ade Yanuar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *