Asosiasi Bola Sodok Dibentuk, Bakal Gabung Korminas

BANJARMASIN, DUTA TV — Kabar gembira bagi para pebiliar veteran, Asosiasi Bola Sodok terus mengepakkan kiprahnya di kancah nasional usai terbentuk pada 2022 lalu. Induk olahraga ini menaungi olahraga serupa biliar dengan regulasi berbeda.

Di pusat sendiri, ABSI berproses untuk pembentukan badan hukum. Tokoh biliar Kalimantan Selatan, Fathuliansyah, secara resmi dipercaya sebagai Sekretaris Jenderal ABSI Pusat.

Menurut Fathul, ABSI saat ini sudah memiliki sedikitnya 20 kepengurusan di level daerah. Ini menjadi salah satu syarat yang terpenuhi jika ingin bergabung dalam Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Nasional atau Korminas.

Fathul juga membeberkan sejumlah perbedaan antara olahraga biliar dan bola sodok. Di antaranya, meja yang digunakan, bola yang dipakai saat bertanding, hingga biasanya diikuti para pebiliar veteran. Dibentuknya ABSI ini sebagai wadah agar para pencinta biliar lama dapat kembali menyalurkan hobinya dan terus membudayakan berolahraga lewat bola sodok.

“ABSI ini mengakomodir pebiliar veteran. Ini mereka bermain di meja lama, meja tujuh. Sekarang meja tujuh ini tidak dipertandingkan lagi di prestasi, yang dipertandingkan hanya meja sembilan,” ucapnya.

Di Kalsel sendiri, ABSI sudah terbentuk dengan nahkoda Syamsul Muarif. ABSI menargetkan diri menjadi salah satu induk olahraga yang akan dipertandingkan di Fornas Kesembilan di Palu, 2027 mendatang.

Reporter: Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *