Alasan Lansia Jepang Sengaja Masuk Penjara Bikin Pilu

Jakarta, DUTA TV — Jepang dikenal sebagai negara berbudaya dengan masyarakatnya yang sejahtera. Namun siapa sangka, kedigdayaan masyarakat Jepang kebanyakan hanya terjadi di usia produktif.
Pasalnya, saat ini tidak sedikit lansia di Jepang yang berakhir di jeruji besi karena tindakan kriminal. Banyak dari mereka bahkan ingin masuk penjara secara sukarela demi menyambung hidup.
Menurut BBC International, para lansia menganggap penjara adalah tempat menyambung hidup terbaik. Di balik jeruji besi, mereka bisa memperoleh tempat tinggal, mendapat layanan kesehatan 24 jam, dan terpenting, kebutuhan hidup dasar dapat terpenuhi.
Hal ini disebabkan karena kehidupan masa tua di Jepang tidak diiringi dengan kualitas hidup yang membaik. Saat mereka tak lagi produktif, lansia ini dihadapkan pada mahalnya biaya hidup, tingginya biaya pelayanan kesehatan, serta jeratan kesepian akibat ditinggal keluarga.
Menurut laporan pemerintah pada 2021 yang dikutip The Economist, dikutip Minggu (20/8/2023) jumlah pelaku kriminal di atas usia 65 tahun telah meningkat lebih dari dua kali lipat selama 20 tahun terakhir. Secara persentase, sebagaimana dilaporkan Reuters, jumlah ini meningkat 7% dari satu dekade sebelumnya.
Pada 2006 misalnya, The Guardian melaporkan bahwa tahanan berusia 60 tahun ke atas berjumlah 28.892 orang atau 12% dari keseluruhan tahanan berjumlah 80.000. Angka ini meningkat drastis dari tahun 2000 yang hanya 9.478 orang.
Memang, mereka tidak mendapat kebebasan. Tapi, di penjara, warga dijamin pemerintah.(cnbci)





