Abrasi Picu Jalan Amblas di Sungai Lulut, Pemkot Minta Koordinasi Lintas Instansi

Banjarmasin, Duta TV — Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, Rabu pagi meninjau langsung lokasi jalan amblas di kawasan Sungai Lulut.
Peninjauan dilakukan bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota Banjarmasin untuk melihat kondisi terkini kerusakan jalan yang semakin parah akibat abrasi.
Menurut Yamin, ruas jalan yang mengalami kerusakan sepanjang sekitar 100 hingga 120 meter tersebut merupakan jalan provinsi, meski berada di wilayah Kota Banjarmasin.
Karena itu, Pemerintah Kota berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Pelaksanaan Jalan, serta Balai Wilayah Sungai dapat segera berkoordinasi untuk menangani kerusakan agar tidak semakin meluas.
Selama proses penanganan berlangsung, masyarakat diimbau tidak melintasi ruas jalan tersebut, terutama kendaraan dengan muatan berat. Pemilik bangunan yang terdampak juga diminta segera mengeluarkan barang-barang berharga guna menghindari kerugian yang lebih besar.
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, mengatakan, “Pagi hari ini kami bersama pejabat Kota Banjarmasin meninjau jalan di Sungai Lulut yang kondisinya sangat memprihatinkan akibat abrasi. Jalan ini merupakan jalan provinsi walaupun berada di wilayah Kota Banjarmasin. Kami berharap masyarakat sementara waktu tidak melewati jalan ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kerusakan jalan mencapai sekitar seratus hingga seratus dua puluh meter. Kami berharap Pemerintah Provinsi, Balai Jalan, dan Balai Sungai dapat duduk bersama mencari solusi, serta masyarakat tidak melintas menggunakan kendaraan berbeban berat. Bangunan yang terdampak juga diharapkan segera mengeluarkan barang-barangnya.”
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin telah melakukan langkah-langkah pengamanan di lokasi. Selain mengevakuasi bangunan yang terdampak, BPBD juga menghentikan sementara aktivitas di kawasan tersebut demi menjaga keselamatan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Husni Thamrin, mengatakan, “Bangunan yang berada di lokasi sudah kami evakuasi, ada kurang lebih sembilan bangunan. Delapan di antaranya merupakan tempat usaha dan satu bangunan difungsikan sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal. Kami menyarankan agar sementara waktu tidak ada aktivitas di bangunan yang terdampak. Kami juga meminta aliran listrik ke sembilan bangunan tersebut dihentikan.”
Sementara demi keselamatan, Pemerintah Kota Banjarmasin mengimbau masyarakat mematuhi pembatasan akses di kawasan jalan amblas Sungai Lulut hingga penanganan darurat dan perbaikan dilakukan oleh instansi terkait.
Reporter: Nina Megasari





