Polisi dan Satpol PP Bubarkan Kerumunan Pengunjung, Akses Naik di ‘Police line’

Banjarmasin, DUTA TVPetugas gabungan dari kepolisian dan satuan polisi pamong praja terlihat memasang garis polisi pada bagian lintasan atau akses naik jembatan. Selain memasang police line, petugas gabungan juga membawa papan himbauan meminta untuk warga membubarkan diri dan tidak berkerumun.

Polisi pun tak segan untuk membubarkan warga yang tetap nekat untuk memasuki area jembatan Pulau Bromo, yang hanya sekedar untuk berkunjung dan melihat kawasan tersebut.

Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo menegaskan kepada warga luar Pulau Bromo agar tidak berdatangan ke kawasan ini untuk sementara waktu, mengingat angka penyebaran COVID-19 masih tinggi.

“Kita berkoordiansi dengan camat dan lurah, jembatan ini harus dijaga, masyarakat mau tau semua, kita himbau, kita larang, kita police line, kecuali warga Pulau Bromo, kita harus bersifat mengedukasi, jembatan ini dilarang untuk umum,” kata AKBP Sabana Atmojo.

Sementara itu, ketua komisi III DPRD kota Banjarmasin yang juga hadir dilokasi Jembatan Bromo akan berkoordinasi kepada pemerintah kota Banjarmasin untuk mencarikan solusi agar warga tetap bisa berkunjung ke Jembatan Bromo, namun tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Ini tentu jadi wisata baru harapannya pemko dapat mencarikan solusi agar warga tidak berkerumun,” ujar Isnaini, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin.

Pasca diresmikan, Jembatan Bromo sendiri menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk bersantai dan menghabiskan waktu luang.

Reporter : Nina Megasari

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *