Fakta Unik Cengkeh Indonesia, Pohon Tertuanya Berusia 400 Tahun

Cengkeh termasuk rempah tua yang usianya sudah ribuan tahun. Rempah wangi ini biasa dicampurkan sebagai bumbu masakan atau minuman herbal yang mengandung banyak khasiat.

Cengkeh termasuk rempah yang menyimpan banyak misteri. Bunga kuncup kering berwarna coklat bahkan juga jadi salah satu penghantar datangnya para penjajah ke Tanah Indonesia. Keeksotisan rasa dan aroma cengkeh membuat para penjajah mengekploitasi hasil alam Indonesia.

Berikut beberapa fakta unik seputar cengkeh, si mungil yang harum dan eksotis :

 

1. Pohon Cengkeh Tertua Ada di Maluku
Dari catatan sejarah, ada satu pohon yang dianggap berusia paling tua. Pohon ini dikenal dengan sebutan Afo dan tumbuh di pulau Ternate, Maluku.

Pohon cengkeh tertua ini diperkirakaan memiliki usia 400 tahun. Maluku memang terkenal sebagai penghasil cengkeh terbanyak dan terbaik. Meskipun di beberapa daerah, cengkeh juga bisa tumbuh. Misalnya di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara hingga Sulawesi.

 

2. Khasiat analgesik
Cengkeh mengandung minyak alami yang dikenal dengan sebutan eugenol. Minyak ini bersifat analgesik dan sejak lama sudah digunakan sebagai obat pereda nyeri saat sakit gigi.

Untuk mengobati sakit gigi, minyak sereh biasa diteteskan pada kapas lalu dioleskan ke gigi yang sakit. Efeknya langsung terasa dan oleh orang dahulu dimanfaatkan sebagai obat. Secara alami, cengkeh mengandung 80 persen minyak eugenol.

 

3. Mengobati masalah pencernaan
Konsumsi cengkeh merangsang sekresi enzim pencernaan, dengan demikian cengkeh juga membantu menjaga kesehatan pencernaan. Dampak positif lain dari cengkeh adalah menyembuhkan berbagai masalah dalam perut.

Bukan hanya pada perut, cengkeh juga bisa jadi obat sakit kepala. Campur minyak cengkeh, susu dan garam untuk mengurangi sakit kepala.

 

4. Mencegah kanker dan menguatkan imun tubuh
Dari penelitian yang sudah dilakukan para peneliti. Cengkeh berguna juga mencegah hadirnya sel kanker paru-paru serta kanker kulit.

Eugenol, komponen penting yang ditemukan dalam cengkeh juga membantu mengurangi efek bahaya limbah lingkungan yang bisa menyebabkan kanker sistem pencernaan. Cengkeh dan minyak cengkeh juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

 

5. Menambah aroma khas pada masakan dan minuman
Di dunia kuliner, cengkeh umum dijadikan bumbu masakan. Beberapa masakan seperti gulai, rendang hingga semur dimasak dengan tambaha cengkeh sebagai penambah aroma dan rasa khas yang lebih lezat.

Karena aromanya sangat kuat, biasanya cengkeh hanya ditambahkan dalam jumlah sedikit. Bukan hanya masakan gurih, cengkeh juga biasa jadi rempah tambahan untuk aneka jenis minuman tradisional.

 

https://food.detik.com

 

 

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *