Kades Se-Tanah Laut Dihimbau Bentuk Satgas Anti Karhutla

DUTA TV TANAH LAUT – BPBD Tanah Laut mendata sejak bulan Januari hingga awal Agustus 2019, terjadi 78 kasus kebakaran lahan di kabupaten Tanah Laut dengan luasan lahan yang terbakar mencapai 107,13 hektar.

Kasus kebakaran lahan terbanyak pada bulan Juli yakni 46 kali kejadian, dengan cakupan lahan yang terbakar seluas 60 hektar lebih.

Memasuki bulan Agustus 2019 hingga saat ini di wilayah Tanah Laut sudah terjadi 22 kasus kebakaran lahan, dengan luasan lahan terdampak kebakaran  39 hektar.

Maraknya kebakaran lahan dipicu akibat pengaruh cuaca panas saat musim kemarau, terlebih saat ini terjadi fenomena iklim elnino sehingga memicu cuaca lebih panas.

Kebakaran hutan dan lahan yang kian marak terjadi di tanah laut mendapat perhatian serius dari bupati Tanah Laut Sukamta, pihaknya menghimbau kepada seluruh kepala desa setempat membentuk satgas anti karhutla.

“Saya harap kades untuk bentuk satgas di desa masing-masing, agar setiap kejadian bisa diantisipasi, apalagi ni cuaca semakin panas, perlu kewaspadaan kita semua, puncaknya nanti di bulan Agustus dan September,” kata Sukamta.

bupati Tanah Laut, Sukamta

“Mulai Januari sampai saat ini sudah 107,13 HA dan ada 78 kali kejadian, yang paling tinggi di bulan Juli ada 46 kali, dengan luasan 60,08 HA, untuk bulan Agustus sampai saat ini 22 kali dengan luasan 39 HA, tahun ini sesuai perkiraan BMKG 2019 terjadi elnino sehingga cuaca lebih panas,” ujar Muhammad Kusri kalak BPBD Tala.

Muhammad Kusri kalak BPBD Tala

sementara itu guna mengantisipasi kebakaran lahan BPBD Tanah Laut bersama TNI, Polri, dan relawan, mendirikan posko karhutla di wilayah rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, diantaranya di desa Gunung Raja, kecamatan Tambang Ulang, Bati-Bati, Jorong, dan kecamatan Kintap.

 

Reporter : Suhardadi

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *