Indonesia Gandakan Target Asian Para Games 2026, Koleksi 14 Medali Emas

Jakarta, DUTA TV – Kontingen Indonesia berhasil mencatatkan prestasi pada ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Hingga Jumat malam (23/10), para atlet Merah Putih sukses menggandakan target awal perolehan medali emas setelah mengumpulkan total 14 emas, 20 perak, dan 37 perunggu.
“Ini kebanggaan bagi kami dan ini total kami dari hari pertama hingga hari kelima ini mendapatkan 14 emas, 20 perak, 37 perunggu,” ungkap Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia, Reda Manthovani, saat memberikan keterangan di markas kontingen Indonesia di Nagoya, Jepang, dikutip, Sabtu (24/10).
Pencapaian tersebut terbilang luar biasa lantaran jauh melampaui patokan awal yang ditetapkan pemerintah. Sebelum berangkat, kontingen Merah Putih hanya ditargetkan mengamankan tujuh medali emas, delapan perak, dan 17 perunggu.
Hasil impresif ini sekaligus mengokohkan Indonesia di peringkat kedelapan klasemen sementara perolehan medali Asian Para Games 2026.
Reda menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras serta dedikasi seluruh atlet, pelatih, hingga jajaran ofisial yang telah berjuang sejak masa persiapan intensif hingga pelaksanaan kompetisi di Nagoya.
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia atas aliran doa dan dukungan moral yang tak pernah putus.
“Terima kasih atas segala dukungan dari warga masyarakat Indonesia, baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di Jepang ini, atas doa, restunya, dan segalanya yang telah disuport kepada kami,” tutur Reda penuh haru.
Pada perhelatan Asian Para Games 2026 kali ini, Indonesia menurunkan kekuatan sebanyak 103 atlet yang berlaga di 12 cabang olahraga.
Penetapan target awal yang terbilang realistis sebelumnya disusun berdasarkan pemetaan peta kekuatan lawan, hasil pemusatan latihan, serta absennya cabang olahraga para catur yang pada edisi Hangzhou 2022 menjadi tambang emas utama bagi Indonesia.
Meski target resmi telah terlampaui hingga dua kali lipat, potensi penambahan pundi-pundi medali bagi Indonesia masih terbuka lebar.
Sejumlah atlet Merah Putih dijadwalkan kembali turun bertanding pada cabang boccia, para panahan, dan para angkat berat pada Sabtu (24/10/2026), sebelum seluruh rangkaian pesta olahraga disabilitas terbesar di Asia ini resmi ditutup di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya.(mi)





