Perjuangan Warga Berbuah Hasil, U-Turn Handil Bakti Dijanjikan Dibuka Oktober

Barito Kuala, Duta TV — Perjuangan masyarakat Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, untuk mendapatkan fasilitas U-Turn di Jalan Trans Kalimantan akhirnya mendapat kepastian. Dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPRD Kalimantan Selatan bersama BPJN dan perwakilan warga, disepakati satu titik U-Turn akan dibuka pada minggu kedua Oktober 2026.
Anggota Komisi III DPRD Kalsel H. M. Rosehan menyebut, persoalan U-Turn Handil Bakti bukan kali pertama dibahas. Kesepakatan sebelumnya bahkan telah dibuat dan ditandatangani, sehingga ia meminta kesepakatan terbaru benar-benar diwujudkan di lapangan.
Apalagi, kondisi kemarau membuat keberadaan akses putar balik dinilai semakin penting. Pasalnya, ketika terjadi kebakaran di kawasan permukiman, kendaraan pemadam membutuhkan akses cepat menuju lokasi.
Ketiadaan U-Turn membuat kendaraan berpotensi mengambil jalur berlawanan arah demi mengejar waktu. Selain itu, warga yang selama ini harus memutar jauh juga berharap pembukaan akses ini dapat mengurangi manuver berisiko di jalan nasional.
“Ada hal yang mendesak sekarang ini. Sebetulnya saya tidak mau mengikuti Ibu Ketua Jaka Kawa Isuk. Kenapa isuk itu permasalahannya adalah sekarang ini lagi kemarau. Nah, karena kemarau banyak lahan di seputar rumah penduduk yang terbakar. Jadi kalau ada pemadam, mereka otomatis menerobos melawan arus. Termasuk juga ibu-ibu, bapak-bapak yang selama ini kesal karena realisasi belah jalan ini tidak terlaksana. Nah, alhamdulillah hari ini mudah-mudahan tanggal… minggu Oktober… minggu kedua Oktober direalisasikan. Kira-kira mudah-mudahan kita sama-sama mengawasi supaya segera direalisasikan apa yang kita putuskan pada hari ini,” ujar Rosehan.
Sementara itu, usulan U-Turn di titik lain termasuk Jalan A. Yani Kilometer 8 turut dibahas, namun hasilnya masih harus melalui prosedur dan menunggu kelengkapan kesepakatan Forum Lalu Lintas. BPJN menyebut salah satu syarat yang diperlukan adalah berita acara kesepakatan tertulis dari seluruh unsur Forum Lalu Lintas.
Reporter: Evi Dwi Herliyanti





