Komisi III Cek Proyek Infrastruktur di TPAS Basirih

Banjarmasin, Duta TV — Komisi III DPRD Kota Banjarmasin menggelar kunjungan lapangan dan melakukan pengawasan langsung terhadap pengerjaan proyek infrastruktur penanganan limbah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah atau TPAS Basirih, Kecamatan Banjarmasin Selatan, belum lama tadi.
Seperti yang terlihat, pihak Komisi III melihat langsung proses pembangunan apakah berjalan sesuai rencana dan dapat diselesaikan tepat waktu.
Di mana proyek pertama ini berupa pembangunan saluran pemisah antara air lindi dan air hujan di sekitar area penampungan sampah, dengan anggaran sekitar 4 miliar di tahun ini.
Saluran tersebut direncanakan memiliki panjang sekitar 2,5 kilometer dan mengelilingi area penampungan sampah TPAS Basirih. Namun, pengerjaan tahun ini baru mencakup sekitar 700 meter.
Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M. Ridho Akbar, mengatakan pembenahan TPAS Basirih harus dilakukan secara maksimal agar lokasi tersebut dapat memenuhi persyaratan untuk kembali mendapatkan izin operasional.
“Kita harap proyek infrastruktur ini tidak sia-sia, harus bisa meyakinkan Kementerian Lingkungan Hidup RI untuk mengizinkan kembali TPAS Basirih beroperasi kembali. Kita ingin bisa cepat dibuka kembali dan harus rampung sesuai dengan jadwal,” ujar M. Ridho Akbar.
Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, mengatakan, “Ini rencananya kita bangun sekitar 2,5 kilometer memutar di penampungan sampah TPAS, tapi tahun ini kita kerjakan sekitar 700 meter dulu.”
Sementara itu, Komisi III juga mengarahkan Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Banjarmasin terus melakukan koordinasi secara intensif dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI.
Ade Yanuar





