Enam Tahun Tak Tersentuh, Komisi III Minta Revitalisasi Sungai Batola ke Kementerian

Banjarmasin, Duta TV — Upaya mengatasi persoalan banjir dan kebutuhan infrastruktur sumber daya air di Kalimantan Selatan dibawa DPRD Kalsel ke pemerintah pusat. Saat konsultasi dan koordinasi dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Irigasi dan Rawa, Komisi III membahas revitalisasi pipa transmisi air Banjarbakula dan jaringan irigasi.

Perhatian khusus diarahkan pada kondisi sungai di Kabupaten Barito Kuala. Komisi III menyebut pendangkalan sungai di wilayah tersebut telah berlangsung kurang lebih enam tahun tanpa penanganan optimal. Kondisi ini dinilai sangat krusial, karena Barito Kuala menjadi kawasan hilir dan muara aliran banjir dari Banjarmasin, serta sejumlah wilayah di sekitarnya.

Komisi III meminta pemerintah pusat tidak berhenti pada kajian, namun segera melakukan pengecekan langsung ke lapangan, untuk memastikan tingkat pendangkalan dan kondisi eksisting sungai.

“Tadi ada pembahasan tentang masalah sungai bahwa hal itu sudah dilakukan oleh Direktorat Sungai. Tapi kami tadi menyampaikan bahwa ada beberapa hal lain, salah satunya di daerah Kabupaten Barito Kuala yang sampai hari ini tidak disentuh kurang lebih 6 tahun, dan itu terlihat pendangkalan sungai yang terjadi di daerah Kabupaten Barito Kuala. Kami berharap dari kementerian dan tadi direspons dengan baik oleh kementerian, khususnya Direktorat Sungai bahwa ini akan ditindaklanjuti untuk mengecek tentang pendangkalan tersebut. Karena walau bagaimanapun, dampak akhir dari setiap banjir yang terjadi di Banjarmasin di Kalsel ini, ujungnya adalah Barito Kuala. Nah, kita berharap dengan adanya revitalisasi sungai yang dilakukan di daerah Kabupaten Barito Kuala, ini bisa menjadikan air segar masyarakat Kabupaten Barito Kuala agar terhindar dampak banjir lagi,” ujar H. Achmad Maulana, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel.

Sementara itu, Direktorat Sungai merespons positif usulan tersebut, dan menyatakan akan menindaklanjutinya melalui pengecekan lapangan. Di sisi lain, Komisi III juga kembali memperjuangkan revitalisasi pipa transmisi air Banjarbakula, di mana program yang sebelumnya diusulkan untuk tahun anggaran 2026 namun belum mendapatkan alokasi, kembali didorong agar masuk dalam prioritas anggaran 2027.

Reporter: Tim Liputan

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *