Asap Selimuti Sebagian Banjarmasin, Warga Diminta Waspada ISPA

Banjarmasin, Duta TV — Dinas Kesehatan Banjarmasin mengklaim kasus infeksi saluran pernapasan atas atau ISPA di Banjarmasin mengalami penurunan dari bulan Juni ke Juli kemarin.
Dari 1.484 kasus pada Juni kemarin menjadi 1.300 kasus pada Juli lalu. Sedangkan bulan Agustus ini pihak Dinkes masih melakukan pendataan.
Namun, kondisi udara saat ini di Banjarmasin juga cukup mengkhawatirkan beberapa hari terakhir. Pasalnya, dari pantauan pada sore hari kabut asap sering kali terjadi di Banjarmasin.
Kabut tersebut merupakan kiriman dari lahan yang terbakar di beberapa daerah di kabupaten tetangga.
Kadinkes Banjarmasin, Yanuar Diansyah, meminta kepada warga agar mengurangi aktivitas mereka di luar rumah, agar mengurangi risiko terdampak ISPA.
Ia juga meminta kepada warga lebih banyak mengonsumsi asupan makanan bergizi agar kondisi tubuh terjaga.
Yanuar Diansyah, Kadinkes Banjarmasin, mengatakan, “Jadi ada penurunan dari bulan Juni ke Juli, kalau Agustus datanya masih berjalan. Walau terbilang aman, tetap kita harus waspada. Kasus ISPA pada masyarakat yang beraktivitas di luar rumah. Makanya kebanyakan kasus itu terjadi pada orang dewasa karena aktivitas tinggi di luar rumah pada saat kemarau dan adanya kabut asap. Makan makanan bergizi, pakai masker saat ke luar rumah. Kemudian kurangi beraktivitas di luar rumah apabila terjadi kabut asap.”
Dinkes Banjarmasin juga memastikan fasilitas pelayanan kesehatan disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan kasus ISPA.
Pihaknya juga sebelumnya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh puskesmas agar meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi peningkatan kasus selama musim kemarau dan periode kabut asap.
Reporter: Zein Pahlevi





