IFA Archipelago Kalsel Buka Peluang Fashion Banua Mendunia

Banjarbaru, Duta TV — Parade fashion show mewarnai perhelatan Indonesia Fashion Aesthetics atau IFA Archipelago Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Selasa pagi (11/08/26).

Parade busana menampilkan karya para desainer terkenal, termasuk busana berbahan dan bercorak sasirangan yang menjadi salah satu identitas wastra Kalimantan Selatan.

Sejumlah tokoh turut terlibat dalam parade, di antaranya Ketua Dekranasda Kalimantan Selatan Hajjah Fathul Jannah Muhidin, serta Ketua Bhayangkari Kalimantan Selatan Yenni Yudha M.

Tak hanya fashion show dan eksibisi, IFA Archipelago juga menjadi ruang berbagi pengetahuan dan meningkatkan kapasitas para pelaku industri fashion dan estetika, salah satunya melalui workshop bersama desainer Oki Asokawati yang diikuti sekitar 150 peserta.

Ketua Dekranasda Kalsel menyebut kehadiran IFA di Kalimantan Selatan menjadi momentum untuk semakin memperkenalkan wastra lokal ke pasar yang lebih luas. IFA Archipelago merupakan konsep pengembangan IFA yang membawa platform fashion dan estetika ke berbagai provinsi di Indonesia, di mana kali ini Kalimantan Selatan menjadi provinsi pertama, dengan misi menyentuh masyarakat dan pecinta fashion secara lebih luas.

“Alhamdulillah kita event nasional bersedia mengadakan event di kerabat kita Kalimantan Selatan. Semoga dengan adanya event-event seperti ini lagi, membawa apa… dampak positif bagi perekonomian kita dari kalangan UMKM-UMKM kita yang berada di Banua. Mudah-mudahan dengan adanya event ini, lebih memperkenalkan lagi wastra-wastra yang ada di kita di Kalimantan Selatan. Mudah-mudahan dengan adanya ini, kita bisa berkembang lagi secara nasional dan mendunia. Insyaallah, mudah-mudahan mereka yang mempercayakan tempat kita, Kalimantan Selatan, menjadi tempat yang menjadi pilihan mereka mengadakan event-event besar,” ungkapnya.

“Ya alhamdulillah hari ini IFA Archipelago Kalimantan Selatan atau South Borneo berjalan sangat lancar. Tamu-tamu full house semuanya dan kita senang sekali bisa menyelenggarakan event ini, dan mudah-mudahan tidak hanya sampai di sini. IFA Archipelago selanjutnya di daerah-daerah lain seluruh Indonesia berjalan dan kita bisa keliling Indonesia membawa karya-karya anak bangsa,” ucap Vivi Zubedi, salah seorang desainer.

“Alhamdulillah IFA yang telah terlaksana di JKT yang bersifat nasional sudah ketiga kalinya. Ini adalah konsep baru kita mengunjungi beberapa provinsi dengan harapan lebih mengenalkan desainer atau pelaku estetik. Harapannya bisa meningkatkan perekonomian daerah. Kenapa di Kalsel ini adalah konsep pertama IFA karena kami ingin lebih dalam lagi menyentuh masyarakat lagi dan pecinta fashion,” ujar Dian Komalasary, Founder IFA.

Selain bertemu langsung dengan para desainer, pengunjung juga dapat melihat berbagai booth yang menampilkan produk karya desainer dan pelaku industri kreatif. Kolaborasi ini menjadi upaya untuk menunjukkan kekayaan modest fashion Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi desainer dan pelaku estetika untuk tumbuh bersama.

Setelah Kalimantan Selatan, perjalanan IFA Archipelago akan berlanjut ke Sumatera Selatan.

IFA Archipelago tak hanya menjadi panggung fashion, namun juga rumah bagi desainer dan pelaku industri estetika untuk berkolaborasi, membuka peluang, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.

Reporter: Evi Dwi Herliyanti

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *