Desainer Kotabaru Ubah Sampah Jadi Karya Busana

Kotabaru, Duta TV — Berbagai busana unik ditampilkan pada Lomba Fashion Carnaval Bahan Daur Ulang di depan eks Kantor Bupati Kotabaru. Di karpet merah, para model berlenggak-lenggok dengan kostum meriah bertema Biota Laut Extravaganza.

Di balik hasil karya ini ada kreativitas desainer-desainer lokal Kotabaru yang seperti tak pernah kehabisan ide. Berbagai jenis ikan hingga terumbu karang menjadi inspirasi mereka dalam merancang kostum yang dilombakan.

Dengan tangan-tangan ajaibnya, mereka juga mampu menciptakan karya-karya spektakuler ini dari bahan bekas. Sekilas mungkin banyak yang tak menyangka jika kostum-kostum ini 80 persennya terbuat dari sampah plastik, kertas, hingga kain perca.

“Ikan todak ini adalah salah satu ikon Kotabaru yang ada di Siring Laut. Bahan daur ulang yang digunakan ada kresek, jala, bubble wrap bekas paket, botol bekas,” jelas Fikri, salah seorang desainer.

Musdalifah, desainer lainnya, juga mengungkapkan bahwa menurutnya yang paling menjadi perhatian adalah terumbu karang karena di Indonesia sudah banyak yang punah. Ia juga mengatakan untuk menjaga kelestarian bawah laut, bahan daur ulang yang digunakan yakni seperti kulit jagung, kotak telur, dan kain perca.

Lomba Fashion Carnaval Bahan Daur Ulang digelar Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Kotabaru dalam rangka Festival Budaya Saijaan 2026 sekaligus untuk menumbuhkan kepedulian terhadap isu lingkungan. Penilaian menekankan pada orisinalitas dan tingkat kesulitan karya serta peragaan kostum saat lomba berlangsung.

Reporter: Nazat Fitriah.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *