Geruduk Kantor PLN, Massa Aliansi Masyarakat Kalsel Bersatu Layangkan 10 Tuntutan

BANJARMASIN, DUTA TV — Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Kalsel Bersatu menggelar unjuk rasa di kantor PT PLN UP3 Banjarmasin, Rabu (29/07/2026) siang. Pada aksi itu, sejumlah perwakilan massa melayangkan 10 Tuntutan.

Sejumlah orator bergantian naik ke atas mobil untuk meluapkan kekecewaan masyarakat atas minimnya kejelasan dan solusi konkret dari pihak manajemen PLN.

​Salah seorang orator yang juga Kordinator Lapangan, M. Ramadhan Syarif, menyuarakan keresahan warga terkait dampak pemadaman yang dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Ia juga meminta membawa mereka langsung ke lokasi atau alat yang diklaim rusak oleh pihak PLN, pasalnya, mereka belum melihat langsung alat pembangkit yang diklaim rusak tersebut.

“Kami meminta kepastian dan kejelasan permasalahan pemadaman listrik, dan kami ingin mencek langsung pembangkit yang rusak,” katanya usai aksi.

Sementara itu, mereka juga meminta kepada perwakilan kantor PT PLN UP3 Banjarmasin, agar komitmen dengan tuntutan yang mereka ajukan.

10 poin tuntutan massa tersebut diantaranya, meminta pertanggungjawaban PLN dengan adanya pemadaman listrik, meminta GM PLN Kalselteng meminta maaf secara terbuka, menuntut transparansi kondisi sistem kelistrikan dan memantau langsung lokasi pembangkit yang rusak.

Jika hal tersebut tidak direalisasikan, massa meminta petinggi PLN Kalselteng agar mundur dari jabatan mereka.

“Sudah ada kesepakatan oleh pihak terkait untuk 10 Tuntutan kami, kalau tidak terealisasi tadi kami sudah ada komitmen, kalau tidak petinggi PLN di Banjarmasin kami minta mundur,” pungkasnya.

Sementara, menurut Asisten Manajer Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Banjarmasin, Muhammad Hendy Saifuddin, memastikan pihaknya akan menindaklanjuti permintaan tersebut.

Menurut Hendy, manajemen PLN siap memfasilitasi kunjungan perwakilan masyarakat dan awak media ke lokasi pembangkit yang sedang diperbaiki.

“Kami dari manajemen PLN akan mengakomodasi tuntutan masyarakat terkait permintaan melihat langsung proses perbaikan. Dalam waktu 1×24 jam, Insya Allah akan kami segera kabarkan,” ujar Hendy.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih jelas kepada masyarakat mengenai kondisi pembangkit dan progres perbaikan yang sedang dilakukan.

Helman

Uploader.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *